MARGOMULYO, 30 Agustus 2026 — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Margomulyo menggelar Lailatul Ijtima’ pada Sabtu (29/8/2026) malam. Bertempat di Auditorium Lantai II MWCNU Margomulyo, kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi pengurus sekaligus membahas sejumlah agenda strategis, mulai dari kaderisasi hingga ikhtiar menyukseskan Muktamar NU ke-35.
Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WIB tersebut diikuti jajaran pengurus MWCNU Margomulyo bersama Badan Otonom (Banom) NU. Lailatul Ijtima’ berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan.
Rangkaian kegiatan dibuka oleh Suyadi, Sekretaris Umum MWCNU Margomulyo, selaku pembawa acara. Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang disampaikan oleh Kiai Sareh, Ketua Ranting NU Sumberjo.
Suasana semakin khidmat dengan pelaksanaan Sholawat Bilqiyam (Mahalul Qiyam) dan mujahadah yang dipimpin oleh Kiai Rosyidi, Rais Syuriyah MWCNU Margomulyo. Rangkaian tersebut menjadi bagian penting dari ikhtiar spiritual para pengurus untuk memohon keberkahan dan kelancaran dalam menjalankan amanah organisasi.
Tiga Agenda dalam Satu Momentum
Puncak Lailatul Ijtima’ diisi sambutan sekaligus paparan perkembangan MWCNU Margomulyo yang disampaikan langsung oleh Ketua MWCNU Margomulyo, Kiai Badrun.
Dalam paparannya, Kiai Badrun menyampaikan bahwa kegiatan Lailatul Ijtima’ kali ini membawa tiga agenda utama. Pertama, memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia KE-81. Kedua, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW. Ketiga, mujahadah untuk kesuksesan Muktamar NU ke-35 yang digelar di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Jombang.
Ketiga agenda tersebut, menurutnya, menjadi momentum untuk memadukan semangat kebangsaan, keteladanan Rasulullah SAW, serta ikhtiar bersama dalam menjaga keberlangsungan dan kemajuan Nahdlatul Ulama.
“Lailatul Ijtima’ bukan hanya menjadi forum pertemuan rutin, tetapi juga menjadi ruang konsolidasi untuk menyatukan langkah dan memperkuat komitmen dalam menjalankan amanah organisasi,” demikian pokok pesan yang disampaikan dalam forum tersebut.
MWCNU Margomulyo Matangkan Kaderisasi PD-PKPNU
Selain membahas perkembangan organisasi dan agenda ke-NU-an, Lailatul Ijtima’ juga dimanfaatkan untuk melakukan musyawarah persiapan kaderisasi NU tahun 2026 pada jenjang dasar melalui program PD-PKPNU (Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama).
Musyawarah menghasilkan kesepakatan awal terkait kepanitiaan pelaksanaan kaderisasi. Ustadz Syaifudin, S.H. (Pak Udin) disepakati sebagai Ketua Panitia Pengkaderan, sedangkan Ustadz Syaifuddin, S.H. (Gus Jenggot) dipercaya sebagai Sekretaris Panitia.
Penetapan kepanitiaan tersebut menjadi langkah awal MWCNU Margomulyo dalam mempersiapkan kaderisasi secara lebih terencana. Program PD-PKPNU diharapkan dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam mencetak kader penggerak yang memiliki pemahaman ke-NU-an, kemampuan organisasi, serta komitmen terhadap pengabdian kepada masyarakat.
Melalui Lailatul Ijtima’ ini, MWCNU Margomulyo tidak hanya memperkuat tradisi silaturahmi dan kegiatan keagamaan, tetapi juga menjadikannya sebagai ruang konsolidasi organisasi. Berbagai agenda yang dibahas diharapkan dapat memperkuat soliditas pengurus dan Banom sekaligus memastikan roda organisasi berjalan secara berkelanjutan.
Dengan semangat khidmah, kaderisasi, dan konsolidasi, MWCNU Margomulyo terus berikhtiar memperkuat peran NU di tengah masyarakat serta mengambil bagian dalam menyukseskan agenda-agenda besar Nahdlatul Ulama.


