Margomulyo — Ahad, 19 April 2026. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Margomulyo menggelar kegiatan Halal Bihalal yang dirangkai dengan Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) BMT NU Margomulyo pada Ahad, 19 April 2026, bertempat di Kantor MWCNU Margomulyo. Kegiatan ini berlangsung dalam dua sesi dengan antusiasme tinggi dari warga Nahdliyin se-Kecamatan Margomulyo.
Sesi pertama diawali dengan agenda LPJ BMT NU Margomulyo yang dilaksanakan pada pukul 08.00 hingga 11.45 WIB. Kegiatan ini diikuti oleh kurang lebih 100 anggota prioritas. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Layanan Margomulyo, Sholeh Wibowo, memaparkan berbagai capaian kinerja BMT NU selama periode berjalan, sekaligus mengungkap sejumlah hambatan yang dihadapi dalam proses pengembangan lembaga, baik dari aspek operasional maupun pemberdayaan anggota.
Ketua MWCNU Margomulyo, Kiai Badrun Sulaiman, dalam sambutannya memberikan apresiasi atas kinerja BMT NU Margomulyo yang dinilai berhasil menjalankan amanat organisasi dalam memperkuat basis ekonomi syariah di tingkat lokal. Ia menegaskan bahwa keberadaan BMT NU memiliki peran strategis dalam menopang kemandirian ekonomi warga Nahdliyin.
Memasuki sesi kedua, kegiatan Halal Bihalal yang dimulai pukul 13.00 hingga 16.30 WIB dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus MWCNU, badan otonom seperti PAC Muslimat, Fatayat, Ansor, Banser, IPNU, IPPNU, Pagar Nusa, serta LazisNU, dan seluruh pengurus ranting NU dari enam desa di Kecamatan Margomulyo.
Tingginya antusiasme warga NU tampak jelas dari membludaknya peserta yang memenuhi seluruh area kegiatan, mulai dari lantai dua auditorium hingga lantai bawah, bahkan meluas hingga halaman kantor dan pinggir jalan. Hal ini mencerminkan kuatnya semangat ukhuwah dan kebersamaan warga Nahdliyin.
Ketua panitia, Syaifuddin, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang serta apresiasi atas kehadiran seluruh peserta yang turut menyukseskan acara tersebut.
Dalam momentum tersebut, juga dilaksanakan penyerahan 30 sertifikat wakaf masjid dan musholla dengan nadzir NU, serta 81 sertifikat kader NU yang telah mengikuti Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PDPKPNU) angkatan ke-100. Penyerahan sertifikat wakaf dilakukan oleh perwakilan LWPNU PCNU Bojonegoro, yakni Huda Afrianto, S.Ag., selaku Sekretaris LWPNU, sementara sertifikat kader diserahkan oleh Wakil Katib PCNU Bojonegoro, Gus Abdul Wahid Muhajirin, dan diterimakan kepada perwakilan ketua ranting dari enam desa.
Dalam sambutannya pada sesi kedua, Kiai Badrun kembali menegaskan apresiasi kepada seluruh pengurus dan warga NU se-Kecamatan Margomulyo yang telah berpartisipasi secara istiqamah dalam menggerakkan roda dakwah organisasi. Hal senada juga disampaikan oleh perwakilan PCNU Bojonegoro, Gus Luthfie Zamroni, yang mengapresiasi kesabaran dan konsistensi MWCNU Margomulyo dalam menjaga eksistensi dakwah Nahdlatul Ulama di wilayah tersebut.
Sebagai puncak acara, mauidhoh hasanah disampaikan oleh Dr. H. Amanulloh, S.Ag., M.H.I., Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bojonegoro. Dalam tausiyahnya, beliau menekankan pentingnya penguatan sektor pendidikan di kalangan warga NU sebagai fondasi utama kemajuan umat. Selain itu, beliau juga menyoroti tingginya angka pernikahan dini di Bojonegoro yang perlu menjadi perhatian bersama. Tidak kalah penting, beliau mengajak seluruh elemen NU untuk mengembangkan gerakan wakaf produktif, khususnya wakaf uang, sebagai instrumen strategis dalam mendukung keberlanjutan dakwah dan pemberdayaan umat.
Kegiatan yang berlangsung penuh kekhidmatan dan kebersamaan ini diakhiri dengan doa bersama serta saling bersalam-salaman antar peserta sebagai wujud nyata dari semangat ta’aruf, ta’awun, dan tasamuh yang menjadi karakter utama warga Nahdlatul Ulama. Momen Halal Bihalal tersebut semakin mempererat ukhuwah islamiyah, sekaligus memperkuat komitmen kolektif dalam menjalankan amanah organisasi.
Selain menjadi sarana silaturahmi, kegiatan ini juga memperlihatkan konsolidasi organisasi yang semakin solid antara jajaran pengurus MWCNU, badan otonom, hingga tingkat ranting. Keterlibatan aktif seluruh elemen menunjukkan bahwa gerakan Nahdlatul Ulama di Kecamatan Margomulyo terus berkembang secara dinamis dan berkelanjutan.
Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan seluruh program kerja yang telah dirancang, baik di bidang dakwah, pendidikan, sosial, maupun ekonomi syariah, dapat berjalan lebih optimal dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Sinergi antar lembaga dan kader menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan perjuangan Nahdlatul Ulama di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks.
Ke depan, MWCNU Margomulyo berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan umat, memperluas jangkauan program pemberdayaan, serta memperkuat basis kaderisasi sebagai fondasi utama organisasi. Semangat kebersamaan yang terbangun dalam kegiatan ini menjadi energi baru untuk melanjutkan khidmah, demi terwujudnya masyarakat yang religius, mandiri, dan berdaya saing dalam bingkai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi pasca Idulfitri, tetapi juga momentum strategis dalam memperkuat sinergi kelembagaan, konsolidasi kader, serta penguatan peran NU dalam bidang sosial, ekonomi, dan keagamaan di Kecamatan Margomulyo.
