SUMBERJO, MARGOMULYO – Masjid At-Taqwa, Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo, Kabupaten Bojonegoro, menggelar kegiatan kajian keislaman pada Kamis malam Jumat, 15 Oktober 2026, pukul 19.30 WIB. Kegiatan ini dihadiri oleh segenap jamaah masjid dan masyarakat sekitar yang mengikuti kajian dengan penuh perhatian.
Hadir sebagai pemateri, Kiai Ahmad Rosyidi, Rais Syuriyah Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Margomulyo. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengangkat tema “Fadilah Orang yang Menjaga Istiqamah Shalat Subuh Berjamaah”. Kajian ini bertujuan meningkatkan pemahaman jamaah mengenai kedudukan shalat Subuh dalam Islam sekaligus mendorong tumbuhnya kebiasaan beribadah secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam penyampaiannya, Kiai Ahmad Rosyidi menekankan bahwa istiqamah merupakan sikap teguh dan konsisten dalam menjalankan ketaatan kepada Allah SWT. Istiqamah tidak cukup diwujudkan melalui semangat beribadah sesaat, tetapi perlu dibangun melalui kesungguhan dan kedisiplinan yang terus dijaga, termasuk dalam melaksanakan shalat lima waktu secara berjamaah.
Shalat Subuh memiliki kedudukan istimewa karena dilaksanakan pada waktu ketika seseorang harus melawan rasa kantuk dan keinginan untuk beristirahat. Oleh sebab itu, menjaga shalat Subuh berjamaah membutuhkan niat yang kuat, kedisiplinan, serta kesadaran bahwa kewajiban kepada Allah SWT harus menjadi prioritas utama.
Sebagai landasan, Allah SWT berfirman dalam Al-Qur'an Surah Al-Isra ayat 78:
وَقُرْآنَ الْفَجْرِ إِنَّ قُرْآنَ الْفَجْرِ كَانَ مَشْهُودًا
Artinya: “Dan (laksanakanlah pula shalat) Subuh. Sesungguhnya shalat Subuh itu disaksikan (oleh malaikat).”
Ayat tersebut menunjukkan keutamaan waktu Subuh dan pentingnya menjaga pelaksanaan ibadah pada waktu tersebut. Selain itu, Rasulullah SAW juga menjelaskan keutamaan shalat berjamaah. Dalam hadis riwayat Imam Bukhari dan Muslim, shalat berjamaah memiliki keutamaan dua puluh tujuh derajat dibandingkan shalat sendirian.
Lebih lanjut, Kiai Ahmad Rosyidi mengajak jamaah menjadikan masjid sebagai pusat pembinaan spiritual dan penguatan persaudaraan. Membiasakan diri datang ke masjid untuk shalat Subuh berjamaah tidak hanya melatih kedisiplinan pribadi, tetapi juga mempererat hubungan sosial antarsesama muslim.
Melalui kajian ini, jamaah diharapkan semakin termotivasi menjaga istiqamah dalam beribadah, khususnya shalat Subuh berjamaah. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana memperkuat keimanan, memperdalam ilmu agama, dan membangun kehidupan masyarakat yang religius, harmonis, serta berlandaskan nilai-nilai Islam.
Editor: Drun
