Menuku

Selamat Datang Di Website Resmi MWCNU Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo, "Sungsuman": Sukses Melampaui Ekspektasi, Panitia Pengajian Akbar IHM Margomulyo Tutup Tugas dengan Penuh Rasa Syukur, Naharul Ijtima' MWCNU Margomulyo Perkuat Khidmah Warga NU, LTMNU dan ASWAJA NU Center Hadirkan Pembinaan Strategis

MWCNU Margomulyo Buka Peringatan Hari Santri 2026 dengan Khotmil Qur’an

mwcnu-margomulyo-buka-peringatan-hari-santri-2026-dengan-khotmil-qur'an

MARGOMULYO – Rabu, 21 Oktober 2026. Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Margomulyo resmi membuka rangkaian kegiatan peringatan Hari Santri Nasional 2026 pada Rabu, 21 Oktober 2026. Kegiatan pembukaan berlangsung di Auditorium MWCNU Margomulyo lantai II dengan diawali Tahtimul Qur’an yang diikuti jajaran pengurus MWCNU Margomulyo bersama badan otonom (Banom) Nahdlatul Ulama.

Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi keluarga besar Nahdlatul Ulama di Kecamatan Margomulyo untuk memperkuat semangat khidmah, mempererat ukhuwah, serta mengenang perjuangan para ulama dan santri dalam mempertahankan kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Rangkaian peringatan Hari Santri yang diselenggarakan MWCNU Margomulyo meliputi sejumlah kegiatan keagamaan dan kebersamaan, yaitu Tahtimul Qur’an, Mujahadah dan Taujihat, Ziyarah Mu’asyis, Liwetan PCNU, serta Jalan Santai PCNU. Seluruh rangkaian tersebut dirancang sebagai sarana memperkuat spiritualitas, meneladani perjuangan para pendiri Nahdlatul Ulama, sekaligus membangun kebersamaan di antara warga Nahdliyin.

Kegiatan pembukaan dipimpin langsung oleh Ketua MWCNU Margomulyo, Kiai Badrun Sulaiman. Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa pelaksanaan peringatan Hari Santri bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan bagian dari amanah perjuangan dan pengabdian kepada jam’iyah Nahdlatul Ulama.

“ Kegiatan ini merupakan amanah khidmah jam’iyah dan bentuk penghormatan kita kepada para syuhada yang telah gugur membela NKRI,” ungkap Kiai Badrun Sulaiman dalam sambutan pembukaannya.

Pesan tersebut menegaskan bahwa semangat Hari Santri perlu diwujudkan melalui pengabdian nyata, menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai keislaman, serta meneruskan perjuangan para pendahulu dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

Pelaksanaan Tahtimul Qur’an menjadi pembuka yang sarat makna. Lantunan ayat-ayat suci Al-Qur’an diharapkan menghadirkan keberkahan bagi seluruh rangkaian kegiatan sekaligus menjadi pengingat bahwa perjuangan santri senantiasa berlandaskan nilai-nilai agama, keikhlasan, dan kecintaan terhadap tanah air.

Kegiatan berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kebersamaan. Seluruh peserta mengikuti rangkaian pembacaan Al-Qur’an sebagai wujud ikhtiar spiritual untuk memohon pertolongan dan keberkahan Allah SWT bagi perjuangan Nahdlatul Ulama serta kemaslahatan masyarakat.

Rangkaian kegiatan pembukaan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Rais Syuriyah MWCNU Margomulyo, Kiai Rosyidi. Doa tersebut menjadi penutup sekaligus harapan agar seluruh agenda peringatan Hari Santri 2026 dapat terlaksana dengan lancar, membawa manfaat, dan semakin memperkokoh semangat perjuangan warga Nahdliyin.

Melalui peringatan Hari Santri tahun ini, MWCNU Margomulyo berharap nilai-nilai perjuangan, keikhlasan, kedisiplinan, dan kecintaan terhadap NKRI terus tertanam dalam kehidupan para santri dan masyarakat. Semangat santri diharapkan tidak hanya dikenang melalui sejarah, tetapi juga dihidupkan dalam tindakan nyata untuk menjaga agama, merawat persatuan, dan berkhidmah bagi umat, bangsa, serta negara.

Kabar Terkait