Selamat Datang Di Website Resmi MWCNU Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo, "Sungsuman": Sukses Melampaui Ekspektasi, Panitia Pengajian Akbar IHM Margomulyo Tutup Tugas dengan Penuh Rasa Syukur, Naharul Ijtima' MWCNU Margomulyo Perkuat Khidmah Warga NU, LTMNU dan ASWAJA NU Center Hadirkan Pembinaan Strategis

Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo


Margomulyo, 18 Juli 2026 – Majelis Taklim Fatimah Azzahra Pimpinan Anak Cabang (PAC) Fatayat Nahdlatul Ulama Margomulyo kembali menyelenggarakan Kajian Rutin sebagai bagian dari ikhtiar penguatan spiritual, keilmuan, dan militansi kader. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu, 18 Juli 2026, pukul 13.00–15.30 WIB, bertempat di Aula MWCNU Margomulyo Lantai II, berlangsung dengan penuh khidmat dan semangat kebersamaan.

Majelis Taklim Fatimah Azzahra merupakan salah satu gerakan rohani Fatayat Nahdlatul Ulama yang berperan sebagai wadah pembinaan dan penguatan keilmuan bagi anggota Fatayat NU, khususnya di lingkungan PAC Fatayat NU Margomulyo. Melalui kajian rutin ini, para kader diharapkan semakin memiliki bekal ilmu agama yang kuat sekaligus mampu mengimplementasikan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah dalam kehidupan bermasyarakat.

Kajian rutin tersebut dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus Fatayat NU mulai dari tingkat Pimpinan Anak Cabang (PAC) Margomulyo hingga Pimpinan Ranting Fatayat NU dari enam ranting se-Kecamatan Margomulyo. Kehadiran para pengurus dari berbagai tingkatan menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam menjaga semangat belajar, mempererat ukhuwah, serta memperkuat sinergi organisasi.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an, yang menghadirkan suasana religius dan penuh kekhusyukan. Acara kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, Mars Syubbanul Wathan, dan Mars Fatayat NU sebagai wujud kecintaan kepada tanah air sekaligus penguatan identitas organisasi. Selanjutnya, seluruh peserta mengikuti doa bersama dan tahlil sebagai ungkapan syukur serta ikhtiar memohon keberkahan kepada Allah SWT.

Memasuki sesi berikutnya, Ketua Majelis Taklim Fatimah Azzahra menyampaikan sambutan yang menekankan pentingnya menjaga konsistensi dalam menuntut ilmu serta menjadikan majelis taklim sebagai ruang pembinaan ruhani bagi kader Fatayat NU. Sambutan berikutnya disampaikan oleh Ketua PAC Fatayat NU Margomulyo, Adawiyah, yang mengajak seluruh kader untuk terus memperkuat kebersamaan, meningkatkan kapasitas diri, serta aktif berkontribusi dalam dakwah dan pemberdayaan masyarakat melalui organisasi Fatayat NU.

Kiyai Badrun Ketua MWCNU Margomulyo pada sesi mauidzoh hasanah

Puncak acara diisi dengan mau'idzah hasanah yang disampaikan oleh Kiyai. Badrun, Ketua MWCNU Margomulyo. Dalam tausiyahnya, beliau mengingatkan bahwa setiap pejuang dakwah akan selalu dihadapkan pada berbagai ujian dan tantangan. Oleh karena itu, kesabaran, keteguhan hati, dan keikhlasan merupakan bekal yang harus senantiasa dipelihara.

Beliau menegaskan bahwa alasan utama mengapa setiap insan harus tetap bersabar dan istiqamah dalam perjuangan dakwah adalah karena pada akhirnya setiap manusia akan kembali menghadap Allah SWT. Bekal terbaik yang harus dipersiapkan bukanlah kemegahan dunia, melainkan qalbun salim, yaitu hati yang bersih, tulus, dan selamat dari penyakit hati.

"Mengapa kita harus tetap bersabar dan teguh hati dalam menghadapi berbagai ujian perjuangan dakwah? Tiada lain dan tiada bukan karena kelak kita semua akan menghadap Allah SWT dengan membawa bekal qalbun salim (hati yang bersih)," tegas Kiyai Badrun di hadapan para peserta kajian.

Melalui kajian rutin ini, diharapkan semangat keilmuan, ukhuwah, dan pengabdian kader Fatayat NU semakin kokoh. Majelis Taklim Fatimah Azzahra diharapkan terus menjadi ruang pembelajaran yang menghadirkan keberkahan, memperkuat kualitas spiritual kader, serta melahirkan perempuan-perempuan Nahdliyin yang berilmu, berakhlak mulia, dan istiqamah dalam mengemban amanah dakwah demi kemaslahatan umat, bangsa, dan agama.

Kabar Terkait