Selamat Datang Di Website Resmi MWCNU Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo, "Sungsuman": Sukses Melampaui Ekspektasi, Panitia Pengajian Akbar IHM Margomulyo Tutup Tugas dengan Penuh Rasa Syukur, Naharul Ijtima' MWCNU Margomulyo Perkuat Khidmah Warga NU, LTMNU dan ASWAJA NU Center Hadirkan Pembinaan Strategis

Lailatul Ijtima' MWCNU Margomulyo, Meneguhkan Khidmah dan Merawat Semangat Jam'iyah

Margomulyo – Suasana penuh khidmat menyelimuti Aula MWCNU Margomulyo Lantai II pada Sabtu malam (25/7/2026), saat ratusan warga Nahdlatul Ulama berkumpul dalam kegiatan Lailatul Ijtima' MWCNU Margomulyo yang berlangsung mulai pukul 21.00 hingga 23.00 WIB. Kegiatan rutin ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi menjadi ruang spiritual sekaligus forum konsolidasi untuk mempererat ukhuwah dan memperkuat semangat khidmah seluruh pengurus Nahdlatul Ulama di Kecamatan Margomulyo.


Hadir dalam kegiatan tersebut segenap jajaran Pengurus MWCNU Margomulyo, PAC GP Ansor dan Banser, PAC IPNU, serta jajaran Pengurus Ranting NU dari enam ranting yang ada di wilayah Kecamatan Margomulyo. Kehadiran mereka menjadi bukti bahwa semangat kebersamaan dan komitmen dalam membesarkan jam'iyah terus tumbuh dan terjaga.



Acara dipandu dengan baik oleh moderator dan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang dilanjutkan dengan lantunan Sholawat Bilqiyam oleh Ahmad Rifa'i. Suara merdu yang menggema memenuhi ruangan menghadirkan suasana religius yang begitu menenangkan, seakan mengajak seluruh hadirin menundukkan hati dan mengharap keberkahan dari Allah SWT serta syafaat Rasulullah SAW.

Memasuki rangkaian berikutnya, doa-doa suci dipanjatkan melalui pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Kiai Sholikin. Dengan penuh kekhusyukan, seluruh jamaah larut dalam dzikir dan doa, memohon keberkahan, keselamatan, serta kekuatan bagi Nahdlatul Ulama agar senantiasa istiqamah dalam mengemban amanah perjuangan.


Sambutan panitia disampaikan oleh Eko Sunarno, Ketua Ranting NU Meduri selaku tuan rumah penyelenggara. Dalam penyampaiannya, beliau mengisahkan perjalanan panjang dan berbagai tantangan yang pernah dihadapi Ranting NU Meduri. Dengan penuh rasa syukur, ia menuturkan bahwa berkat kebersamaan, kegigihan para pengurus, serta doa seluruh warga Nahdliyin, ranting NU kini mampu menyelenggarakan kegiatan-kegiatan keagamaan secara mandiri dan semakin berkembang. Kisah perjuangan tersebut menjadi inspirasi sekaligus penyemangat bagi seluruh peserta yang hadir.

Suasana semakin khusyuk ketika pembacaan Manakib Jawahirul Ma'ani dipimpin oleh Kiai Rusdianto, Katib Syuriyah MWCNU Margomulyo. Lantunan manakib yang sarat akan nilai-nilai keteladanan ulama menjadi pengingat bahwa perjuangan dakwah harus senantiasa dibangun di atas keikhlasan, kesabaran, dan pengabdian kepada umat.

Puncak acara diisi dengan sambutan Ketua MWCNU Margomulyo, Kiai Badrun Sulaiman. Dalam paparannya, beliau menyampaikan rasa syukur atas berbagai capaian yang berhasil diraih MWCNU Margomulyo dalam beberapa waktu terakhir. Berbagai program strategis seperti suksesnya kegiatan IHM Muslimat NU, pelaksanaan Upgrading Kader NU, pembinaan LTMNU, penguatan paham Ahlussunnah wal Jama'ah An-Nahdliyah (ASWAJANU), hingga kegiatan Rukyatul/Rosydul Kiblat, seluruhnya dapat terlaksana dengan baik.


Beliau menegaskan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah hasil kerja satu atau dua orang semata, melainkan buah dari ridha Allah SWT yang diwujudkan melalui ikhtiar maksimal seluruh pengurus Nahdlatul Ulama di setiap tingkatan. Dengan penuh kerendahan hati, Kiai Badrun menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran pengurus yang telah mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran demi kemajuan organisasi serta kemaslahatan umat.


"Apa yang kita raih hari ini adalah anugerah Allah SWT. Semua keberhasilan ini lahir dari kebersamaan, kekompakan, dan keikhlasan seluruh pengurus Nahdlatul Ulama di Margomulyo. Saya hanya bisa mengucapkan terima kasih atas dedikasi panjenengan semua," ungkap beliau yang disambut hangat oleh seluruh peserta.


Lailatul Ijtima' malam itu pun menjadi lebih dari sekadar agenda rutin. Di balik lantunan doa, dzikir, dan manakib, terselip tekad yang semakin kuat untuk terus merawat persatuan, memperkokoh nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama'ah, serta menghidupkan semangat pengabdian kepada agama, bangsa, dan masyarakat. Dengan kebersamaan yang terus terjaga, MWCNU Margomulyo optimistis mampu melanjutkan berbagai program organisasi demi menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi umat.

Kabar Terkait