Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Margomulyo menggelar kegiatan Lailatul Ijtima’ pada Rabu malam, 31 Desember 2025, bertepatan dengan malam pergantian tahun menuju 2026. Kegiatan berlangsung khidmat di Auditorium Lantai Dua MWCNU Margomulyo mulai pukul 21.00 hingga 23.30 WIB.
Lailatul Ijtima’ tersebut diikuti oleh jajaran lengkap MWCNU Margomulyo, mulai dari unsur Mustasyar, Syuriah, dan Tanfidziyah, serta dihadiri perwakilan Badan Otonom NU, antara lain PAC GP Ansor, PAC IPNU, PAC Pagar Nusa, Banser, dan LAZISNU. Kehadiran lintas struktur ini menegaskan semangat kebersamaan dan soliditas jam’iyyah NU di tingkat kecamatan.
Rangkaian acara dipandu oleh Eko Sunarno, Ketua Ranting NU Meduri, selaku pembawa acara. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Supriyanto, Bendahara Ranting NU Meduri, yang menambah suasana religius dan penuh kekhusyukan. Selanjutnya, tahlil dipimpin oleh Kiai Kaslin, Wakil Rais Syuriah Ranting NU Meduri, sebagai bentuk ikhtiar spiritual dan doa bersama bagi keselamatan umat dan bangsa. Acara dilanjutkan dengan pembacaan Manaqib Jawahirul Ma’ani oleh Kiai Rusdianto, Katib Syuriah MWCNU Margomulyo.
Usai pelaksanaan mujahadah, kegiatan dilanjutkan dengan musyawarah pembentukan Pengurus Lembaga Takmir Masjid Nahdlatul Ulama (LTMNU) MWCNU Margomulyo. Musyawarah dipimpin langsung oleh Kiai Badrun Sulaiman, Ketua Tanfidziyah MWCNU Margomulyo. Dalam suasana musyawarah yang penuh kekeluargaan, forum secara mufakat menetapkan Ustadz Syaifuddin sebagai Ketua LTMNU dan Gus Imam Hanafi sebagai Sekretaris LTMNU MWCNU Margomulyo.
Pada penghujung acara, seluruh rangkaian kegiatan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Kiai Rosyidi, Rais Syuriah MWCNU Margomulyo, sebagai ikhtiar spiritual memohon keberkahan, keselamatan, dan kekuatan dalam mengarungi tahun baru 2026.
Setelah acara resmi selesai, para peserta melanjutkan kegiatan dengan ramah tamah dan makan talaman bersama ala santri, mencerminkan tradisi kebersamaan, kesederhanaan, dan ukhuwah khas Nahdlatul Ulama.
Lailatul Ijtima’ ini menjadi momentum penting bagi MWCNU Margomulyo untuk menutup tahun dengan doa, refleksi, serta penguatan organisasi demi keberlangsungan khidmah NU di tengah masyarakat.
Sebagai penegasan, kegiatan Lailatul Ijtima’ ini tidak hanya menjadi forum ritual keagamaan semata, tetapi juga wadah strategis untuk konsolidasi organisasi dan penguatan peran jam’iyyah NU di tingkat kecamatan. Momentum malam pergantian tahun dimaknai sebagai saat yang tepat untuk bermuhasabah, menata niat, serta merumuskan langkah ke depan agar seluruh perangkat organisasi NU semakin solid, istiqamah, dan responsif terhadap kebutuhan umat.
Dengan terbentuknya kepengurusan LTMNU MWCNU Margomulyo, diharapkan pengelolaan masjid dan kegiatan kemakmuran masjid di lingkungan NU dapat berjalan lebih terarah, profesional, dan berlandaskan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah. Sinergi antara struktur MWCNU dan badan otonom juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung program-program keumatan, keagamaan, dan sosial kemasyarakatan.
Kegiatan yang berlangsung khidmat, tertib, dan penuh kekeluargaan tersebut menjadi cerminan semangat NU dalam menyambut tahun 2026 dengan doa, ikhtiar, dan kebersamaan, sekaligus meneguhkan komitmen untuk terus berkhidmah demi kemaslahatan umat, agama, dan bangsa
.png)