Menuku

Selamat Datang Di Website Resmi MWCNU Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo, "Sungsuman": Sukses Melampaui Ekspektasi, Panitia Pengajian Akbar IHM Margomulyo Tutup Tugas dengan Penuh Rasa Syukur, Naharul Ijtima' MWCNU Margomulyo Perkuat Khidmah Warga NU, LTMNU dan ASWAJA NU Center Hadirkan Pembinaan Strategis

"Semaraknya NAHARUL IJTIMA' NU Geneng dan Peringatan Isro' Mi'raj: Memperkuat Semangat Kebersamaan dan Ketaqwaan"

Kegiatan NAHARUL IJTIMA' NU Geneng dan Peringatan Isro' Mi'raj di Masjid Darussalam Pumpung, yang diselenggarakan pada hari Ahad, 21 Januari 2024, menjadi momen yang sangat berarti bagi Jama'ah NU Geneng. Acara ini dihadiri oleh seluruh struktural NU Geneng, semua tokoh masyarakat, serta warga NU yang hadir dengan antusias.

Dalam sambutannya, Ketua NU Geneng, Kiyai Ihsan, mengungkapkan apresiasinya terhadap partisipasi yang luar biasa dari semua warga NU yang hadir. Ia menyampaikan rasa syukur atas semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus tumbuh di antara jama'ah NU Geneng. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat ukhuwah Islamiyah masih berkobar di hati setiap anggota NU Geneng.

Tak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Abdul Jalal, Pengasuh Pesantren Putu Santri Ngraho. Beliau memberikan ceramah yang penuh hikmah dan mengangkat banyak hal yang berkaitan dengan Spirit Isro' Mi'raj. Tausiyah tersebut mengingatkan jama'ah akan peristiwa Isro' Mi'raj yang menjadi momentum penting dalam sejarah kehidupan Rasulullah Muhammad SAW.

Dalam tausiyahnya, KH Abdul Jalal mengajak jama'ah untuk merenungkan perjalanan isra' dan mi'raj sebagai peristiwa yang penuh hikmah dan teladan bagi umat Islam. Beliau menguraikan makna dari perjalanan ini, mulai dari kepatuhan dan kesabaran Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi ujian hingga kebesaran Allah Subhanahu wa Ta'ala yang dinyatakan dalam peristiwa mi'raj. Tausiyah tersebut menginspirasi jama'ah untuk meneladani karakter Rasulullah dan menghidupkan semangat spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran semua struktural NU Geneng dan tokoh masyarakat turut memberikan kekuatan dan semangat dalam menjalankan peringatan Isro' Mi'raj ini. Sinergi antara struktural NU Geneng dengan tokoh masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat peran NU Geneng sebagai agen perubahan sosial yang positif di masyarakat.
Dengan penuh kebersamaan dan semangat ukhuwah Islamiyah, acara NAHARUL IJTIMA' NU Geneng dan Peringatan Isro' Mi'raj di Masjid Darussalam Pumpung sukses terselenggara. Semoga semangat dan inspirasi dari acara ini terus menggelora dalam setiap langkah yang diambil oleh jama'ah NU Geneng, sehingga mampu memberikan kontribusi yang nyata dalam membangun masyarakat yang lebih baik, sejalan dengan semangat Isro' Mi'raj yang mengajarkan kepatuhan, kesabaran, dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

Spirit Isra' Mi'raj Sebagai Solusi Peredam Kegaduhan dalam Keluarga

Oleh: Badrun Sulaiman Ketua MWCNU Margomulyo.

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh,

Pertama-tama, marilah kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul pada kesempatan yang berbahagia ini. Saya ingin menyampaikan makalah ini kepada seluruh ibu-ibu Muslimat NU Margomulyo dengan tema yang sangat indah, yaitu "Spirit Isra' Mi'raj Sebagai Solusi Peredam Kegaduhan dalam Keluarga."

Isra' Mi'raj adalah peristiwa luar biasa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW, di mana beliau dinaiki oleh Allah SWT dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, dan dari sana beliau naik ke langit yang lebih tinggi lagi. Perjalanan ini bukan hanya sekadar perjalanan fisik, tetapi juga merupakan perjalanan spiritual yang memiliki banyak hikmah dan pelajaran berharga bagi kita sebagai umat Muslim.

Dalam konteks keluarga, kehidupan seringkali diwarnai dengan berbagai kegaduhan dan pertentangan antara anggota keluarga. Kegaduhan ini bisa muncul dalam bentuk perbedaan pendapat, konflik emosional, atau bahkan pertengkaran yang lebih serius. Namun, sebagai ibu-ibu Muslimat NU Margomulyo, kita memiliki ajaran Isra' Mi'raj yang dapat menjadi solusi peredam kegaduhan dalam keluarga kita.

Dalil dari Al-Qur'an yang dapat kita temukan terkait dengan solusi peredam kegaduhan dalam keluarga adalah dalam Surah Ar-Rum ayat 21, yang berbunyi:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُم مِّنْ أَنفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِّتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُم مَّوَدَّةً وَرَحْمَةً ۚ إِنَّ فِي ذَٰلِكَ لَآيَاتٍ لِّقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ

"Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah diciptakan-Nya untukmu pasangan hidup dari jenismu sendiri, supaya kamu dapat ketenangan hati, dan dijadikan-Nya kasih sayang di antara kamu. Sesungguhnya yang demikian itu menjadi tanda-tanda kebesaran-Nya bagi orang-orang yang berpikir." (Q.S. Ar-Rum: 21)

Ayat ini menunjukkan bahwa Allah SWT menciptakan pasangan hidup untuk kita sebagai sumber ketenangan hati dan kasih sayang. Dalam konteks ini, kita sebagai ibu-ibu harus menyadari bahwa keluarga adalah anugerah yang diberikan oleh Allah SWT kepada kita, dan kita harus menjaga keharmonisan dan ketenangan dalam keluarga kita.

Hadis yang dapat kita jadikan pegangan adalah hadis dari Rasulullah SAW yang menyatakan:

خَيْرُكُمْ خَيْرُكُمْ لِأَهْلِهِ وَأَنَا خَيْرُكُمْ لِأَهْلِي

"Sebaik-baik kalian adalah yang baik akhlaknya terhadap keluarganya, dan aku adalah yang baik akhlaknya terhadap keluargaku." (HR. Tirmidzi)

Dari hadis ini, kita belajar pentingnya memiliki akhlak yang baik terhadap anggota keluarga kita. Akhlak yang baik mencakup sikap sabar, pengertian, toleransi, dan menghormati perbedaan pendapat. Dengan memiliki akhlak yang baik, kita dapat menjadi solusi peredam kegaduhan dalam keluarga, menjaga kerukunan, dan memperkuat ikatan kasih sayang di antara anggota keluarga.

Kalam hikmah ulama terkait dengan solusi peredam kegaduhan dalam keluarga juga banyak. Salah satunya adalah perkataan Imam Ghazali, "Rahasia kebahagiaan dalam keluarga adalah adanya komunikasi yang baik, saling menghormati, dan sikap saling memaafkan." Hal ini menekankan pentingnya komunikasi yang efektif, menghormati satu sama lain, dan memiliki sikap memaafkan dalam menjaga keharmonisan keluarga.

Dalam konteks Isra' Mi'raj, kita juga dapat mengambil pelajaran berharga. Perjalanan Nabi Muhammad SAW ke langit adalah bukti kebesaran Allah SWT dan keistimewaan Nabi sebagai utusan-Nya. Dalam perjalanan ini, Nabi Muhammad SAW bertemu dengan para nabi sebelumnya dan menerima perintah shalat lima waktu. Ini mengajarkan kita pentingnya menjaga ibadah kita sebagai sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT dan memperoleh petunjuk-Nya.

Dalam keluarga, menjaga ibadah bersama-sama, seperti shalat berjamaah, membaca Al-Qur'an, dan berzikir, dapat menjadi sarana untuk mempererat ikatan keluarga dan memperoleh berkah dari Allah SWT. Dengan menjalankan ibadah secara bersama-sama, kita juga dapat memberikan teladan yang baik kepada anak-anak kita, mengajarkan mereka pentingnya agama dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam rangka menjaga keharmonisan keluarga, perlu juga diingat bahwa dalam setiap perselisihan, kita harus mencari penyelesaian yang terbaik dengan musyawarah dan mengedepankan sikap saling memaafkan. Allah SWT berfirman dalam Surah Ash-Shura ayat 38:

وَالَّذِينَ اجْتَنَبُوا كَبَائِرَ الْإِثْمِ وَالْفَوَاحِشَ وَإِذَا مَا غَضِبُوا هُمْ يَغْفِرُونَ

"Dan orang-orang yang menjauhi kejahatan besar dan perbuatan keji, dan apabila mereka marah, mereka memaafkan." (Q.S. Ash-Shura: 37)

Dalam konteks kehidupan keluarga, kita harus menjauhi perbuatan yang buruk, menjaga sabar dan memaafkan satu sama lain ketika ada perselisihan. Sikap memaafkan adalah salah satu kunci penting dalam menjaga keharmonisan keluarga.

Dalam rangka menerapkan spirit Isra' Mi'raj sebagai solusi peredam kegaduhan dalam keluarga, kita perlu mengingatkan diri kita sendiri dan anggota keluarga tentang keistimewaan dan keberkahan keluarga sebagai anugerah dari Allah SWT. Kita harus memiliki akhlak yang baik, mengedepankan komunikasi yang baik, menghormati perbedaan pendapat, menjaga ibadah bersama-sama, dan memiliki sikap saling memaafkan.

Mari kita menjadikan keluarga kita sebagai tempat yang penuh dengan kasih sayang, harmoni, dan kedamaian, sehingga kita dapat merasakan berkah dari Allah SWT dan menjadi keluarga yang diridhoi-Nya.

Akhir kata, semoga materi ceramah ini dapat memberikan manfaat dan menjadi inspirasi bagi ibu-ibu Muslimat NU Margomulyo dalam menjaga keharmonisan dan kedamaian dalam keluarga. Terima kasih atas perhatian dan kehadirannya. Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Semangat Isro' Mi'raj Sebagai Solusi Perbaikan Peradaban bagi Generasi-z (IPNU IPPNU Margomulyo)

Oleh : Badrun Sulaiman Ketua MWCNU Margomulyo.
I. Pendahuluan

Perkembangan zaman yang begitu cepat dan dinamis menuntut generasi muda untuk terus beradaptasi dan menghadapi tantangan yang semakin kompleks. Generasi-z, yang merupakan generasi yang lahir pada era teknologi digital, dihadapkan pada berbagai isu sosial, moral, dan spiritual yang mempengaruhi peradaban manusia secara keseluruhan. Oleh karena itu, penting bagi generasi muda untuk memiliki landasan moral dan spiritual yang kuat sebagai panduan dalam menghadapi perubahan zaman. Dalam konteks ini, semangat Isro' Mi'raj dapat menjadi solusi yang relevan dalam perbaikan peradaban bagi generasi-z.

II. Latar Belakang

Isro' Mi'raj merupakan peristiwa spiritual yang sangat penting dalam agama Islam. Dalam peristiwa tersebut, Nabi Muhammad SAW melakukan perjalanan malam ke Masjidil Haram di Mekah dan kemudian naik ke langit untuk bertemu dengan Allah SWT. Isro' Mi'raj mengandung makna yang mendalam, seperti perjalanan spiritual, peningkatan iman, dan pemantapan nilai-nilai agama. Semangat Isro' Mi'raj memiliki potensi untuk menginspirasi dan membentuk generasi muda menjadi individu yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berkontribusi positif dalam peradaban manusia.

III. Tujuan dan Manfaat

Makalah ini bertujuan untuk memberikan pemahaman yang mendalam tentang semangat Isro' Mi'raj sebagai solusi perbaikan peradaban bagi generasi-z. Dengan memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa tersebut, generasi-z dapat mengaplikasikan semangat Isro' Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam lingkup pribadi, sosial, maupun spiritual. Manfaat dari makalah ini adalah memberikan wawasan dan panduan praktis bagi generasi muda NU IPNU IPPNU Margomulyo dalam memperbaiki peradaban sesuai dengan prinsip-prinsip agama dan moral yang mereka anut.


Semangat Isro' Mi'raj memiliki potensi yang besar dalam perbaikan peradaban bagi generasi-z. Dengan memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa tersebut, generasi muda NU IPNU IPPNU Margomulyo dapat mengaplikasikan semangat Isro' Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendidikan, pemberdayaan, dan penguatan kehidupan beragama, generasi muda dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam memperbaiki peradaban manusia. Semangat Isro' Mi'raj menjadi landasan moral dan spiritual yang kuat bagi generasi-z dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan sosial yang kompleks. Dengan demikian, semangat Isro' Mi'raj memiliki relevansi yang tinggi dalam konteks perbaikan peradaban bagi generasi muda.

IV. Analisis dan Pembahasan

A. Makna dan Nilai-nilai Semangat Isro' Mi'raj

1. Peningkatan Iman dan Ketakwaan kepada Allah SWT
Semangat Isro' Mi'raj mengajarkan pentingnya peningkatan iman dan ketakwaan kepada Allah SWT. Dalam perjalanan Isro' Mi'raj, Nabi Muhammad SAW mengalami pengalaman spiritual yang mendalam, yang memperkuat keimanan dan kesadaran akan kebesaran Allah SWT. Generasi-z perlu memahami arti pentingnya mengembangkan iman dan ketakwaan sebagai landasan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. Mereka dapat melakukannya dengan memperdalam pengetahuan agama, menjaga kualitas ibadah, dan berusaha hidup sesuai dengan ajaran Islam.

2. Perjalanan Spiritual dan Pemantapan Diri
Semangat Isro' Mi'raj mengajarkan tentang perjalanan spiritual yang dilakukan oleh Nabi Muhammad SAW. Generasi-z perlu memahami bahwa kehidupan ini bukan hanya tentang aspek material, tetapi juga tentang pemantapan jiwa dan koneksi spiritual dengan Allah SWT. Mereka dapat melakukan perjalanan spiritual dengan melibatkan diri dalam aktivitas-aktivitas ibadah, seperti sholat, puasa, dan dzikir. Dengan memperkuat hubungan spiritual, generasi-z dapat memperbaiki diri secara holistik dan menemukan kedamaian batin.

3. Pemeliharaan dan Pengembangan Akhlak Mulia
Semangat Isro' Mi'raj mengajarkan pentingnya pemeliharaan dan pengembangan akhlak mulia. Nabi Muhammad SAW merupakan teladan utama dalam hal akhlak yang mulia, seperti kejujuran, keadilan, dan kasih sayang. Generasi-z perlu menginternalisasi nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam interaksi dengan sesama manusia maupun dalam penggunaan teknologi. Mereka dapat mengembangkan akhlak mulia dengan mengikuti ajaran agama, menghormati sesama, dan berkontribusi positif terhadap masyarakat.

B. Aplikasi Semangat Isro' Mi'raj dalam Perbaikan Peradaban Generasi-z

1. Pendidikan dan Pemberdayaan Generasi Muda
Semangat Isro' Mi'raj dapat diaplikasikan dalam pendidikan dan pemberdayaan generasi muda. Melalui pendidikan yang berlandaskan semangat Isro' Mi'raj, generasi-z dapat memperoleh pengetahuan agama yang mendalam dan nilai-nilai moral yang kuat. Mereka juga perlu diberdayakan melalui pelatihan keterampilan, kepemimpinan, dan kewirausahaan untuk menghadapi tantangan dalam peradaban modern. Dengan pendidikan dan pemberdayaan yang tepat, generasi-z dapat menjadi pemimpin yang bertanggung jawab, beretika, dan berkontribusi positif dalam masyarakat.

2. Pengembangan Kemampuan Teknologi dengan Prinsip Moral
Generasi-z hidup dalam era teknologi digital yang terus berkembang. Semangat Isro' Mi'raj dapat diaplikasikan dalam penggunaan teknologi dengan prinsip moral dan etika. Generasi-z perlu memahami batasan dan tanggung jawab dalam penggunaan teknologi, seperti menghindari konten negatif, menyebarkan informasi yang bermanfaat, dan menggunakan teknologi untuk kebaikan dan kepentingan umum. Dengan demikian, mereka dapat menjadi pengguna teknologi yang bertanggung jawab dan menyebarkan nilai-nilai positif kepada sesama.

3. Pemberdayaan Sosial dan Lingkungan
Semangat Isro' Mi'raj juga mengajarkan pentingnya pemberdayaan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Generasi-z perlu terlibat aktif dalam kegiatan sosial, seperti membantu masyarakat kurang mampu, memberikan bantuan kemanusiaan, dan mengadvokasi isu-isu lingkungan. Dengan melakukan hal-hal tersebut, generasi-z dapat memperbaiki peradaban dengan menciptakan kesetaraan sosial dan menjaga kelestarian lingkungan sebagai amanah dariAllah SWT. Mereka juga dapat mengorganisir program-program sosial dan lingkungan di lingkungan IPNU IPPNU Margomulyo untuk menggalang partisipasi generasi-z dalam aksi nyata yang konstruktif.

C. Implementasi Semangat Isro' Mi'raj dalam Organisasi IPNU IPPNU Margomulyo

1. Program Pembinaan dan Pelatihan Berbasis Semangat Isro' Mi'raj
Organisasi IPNU IPPNU Margomulyo dapat mengadakan program pembinaan dan pelatihan yang berlandaskan semangat Isro' Mi'raj. Program ini dapat mencakup pelatihan kepemimpinan, pengembangan akhlak, pengetahuan agama, dan keterampilan praktis sesuai dengan kebutuhan generasi-z. Dalam program ini, generasi-z dapat belajar dan mempraktikkan nilai-nilai semangat Isro' Mi'raj dalam kegiatan sehari-hari mereka.

2. Pemberdayaan Generasi Muda Melalui Kegiatan Sosial dan Kemanusiaan
Organisasi IPNU IPPNU Margomulyo dapat mengadakan kegiatan sosial dan kemanusiaan yang melibatkan generasi-z. Misalnya, mereka dapat mengadakan bakti sosial, penggalangan dana untuk kegiatan amal, atau program pemberdayaan masyarakat. Dalam kegiatan ini, generasi-z dapat mengalami langsung nilai-nilai semangat Isro' Mi'raj, seperti kepedulian sosial, empati, dan keikhlasan dalam berbuat baik kepada sesama.

3. Penguatan Kehidupan Beragama dan Pendidikan Islam
Organisasi IPNU IPPNU Margomulyo dapat mengadakan kegiatan yang menguatkan kehidupan beragama dan pendidikan Islam generasi-z. Mereka dapat mengadakan pengajian, kajian agama, atau kegiatan-kegiatan keagamaan lainnya yang menginspirasi generasi-z untuk lebih mendalam dalam menjalankan ajaran Islam. Selain itu, organisasi ini dapat memperkuat program pendidikan Islam dengan mengintegrasikan nilai-nilai semangat Isro' Mi'raj dalam kurikulum dan kegiatan ekstrakurikuler.

V. Kesimpulan

Semangat Isro' Mi'raj memiliki potensi yang besar dalam perbaikan peradaban bagi generasi-z. Dengan memahami makna dan nilai-nilai yang terkandung dalam peristiwa tersebut, generasi muda NU IPNU IPPNU Margomulyo dapat mengaplikasikan semangat Isro' Mi'raj dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendidikan, pemberdayaan, dan penguatan kehidupan beragama, generasi-z dapat menjadi agen perubahan yang positif dalam memperbaiki peradaban manusia. Semangat Isro' Mi'raj menjadi landasan moral dan spiritual yang kuat bagi generasi-z dalam menghadapi perubahan zaman dan tantangan sosial yang kompleks. Dengan demikian, semangat Isro' Mi'raj memiliki relevansi yang tinggi dalam konteks perbaikan peradaban bagi generasi muda.

"Menyala Bersama: Pelantikan dan Rapat Kerja PAC IPNU&IPPNU Margomulyo, Jejak Kebersamaan dan Istiqomah Mewarnai Masa Depan"

Dalam suasana penuh keharuan, PAC IPNU&IPPNU Margomulyo menggelar acara pelantikan dan rapat kerja yang berlangsung pada hari Sabtu, 20 Januari 2024, di Kantor MWCNU Margomulyo. Acara yang digagas oleh IPNU IPPNU Margomulyo ini menjadi momen bersejarah, dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk Pimpinan Cabang IPNU/IPPNU Bojonegoro yang turut melantik.

"Harmoni Rohani dan Perkembangan Ekonomi Syariah: Pengajian Muslimat dan Fatayat NU Ranting Sumberjo"


Margomulyo, 14 Januari 2024 – Sebuah kehangatan rohani melingkupi Masjid Mamba'ul Khoiriyah Dusun Singgih, Desa Sumberjo, pada hari Ahad. Pengajian rutin yang dihelat oleh Pengurus Ranting Muslimat dan Fatayat NU Sumberjo menjadi magnet bagi segenap warga NU Sumberjo yang hadir dalam kebersamaan.


Muyasaroh Ketua Muslimat NU Ranting Sumberjo, dalam sambutannya, menyatakan kegembiraannya atas kehadiran seluruh warga NU Sumberjo dalam acara yang menjadi wadah bersilaturahmi dan mempererat tali ukhuwah. Rais Syuriyah NU Sumberjo, Kiyai Abdul Karim, turut hadir memberikan aura ketenangan dengan pandangannya yang penuh hikmah.

Puncak acara terasa semakin menggetarkan ketika Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MWCNU Margomulyo, memberikan tausiyah. Dalam paparannya, beliau mengupas banyak hal, terutama mengenai penguatan program ekonomi syariah. Beliau mengajak seluruh warga NU Sumberjo untuk memahami dan mendukung program-program ekonomi syariah yang menjadi fokus NU.


Tidak hanya memberikan nasihat, Kiyai Badrun Sulaiman juga mengumumkan rencana pendirian lembaga keuangan syariah yang akan menjadi milik NU. Lembaga ini, menurut beliau, akan berkegiatan di Kantor MWCNU dan akan kembali memberdayakan warga NU Margomulyo.

"Kami berharap, dengan adanya lembaga keuangan syariah ini, dapat memberikan kontribusi nyata dalam peningkatan kesejahteraan dan pemberdayaan ekonomi umat," ungkap Kiyai Badrun Sulaiman di hadapan hadirin yang antusias.


Pengajian yang memadukan unsur rohani dan informasi strategis ini diakhiri dengan doa bersama untuk keselamatan, kemakmuran, dan kelancaran setiap langkah umat Islam. Para peserta meninggalkan masjid dengan hati yang penuh kehangatan dan semangat untuk menjalani kehidupan sehari-hari, mendukung program-program positif yang diinisiasi oleh NU.


Kontributor: Abid.

Editor: CyberMWCNU

MWCNU Margomulyo Bersiap Mendirikan BMTNU Setelah Hadiri RAT BMTNU PCNU Bojonegoro

Bojonegoro, 12 Januari 2024 – Hari Jum'at menjadi momentum penting bagi perwakilan MWCNU Margomulyo yang menghadiri Rapat Anggota Tahunan (RAT) Baitul Maal wat Tamwil Nahdlatul Ulama (BMTNU) di Kantor PCNU Bojonegoro. Acara ini dihadiri oleh berbagai tokoh NU, termasuk Kiyai Badrun selaku Ketua MWCNU Margomulyo, Kiyai Rosyidi Rais Syuriyah MWCNU Margomulyo, Tri Maryono Ketua LAZISNU MWCNU Margomulyo, dan Hasan Sigit Bendahara MWCNU Margomulyo.


Bertempat di kantor PCNU Bojonegoro, acara diawali dengan sambutan dari Bpk. H. Abdul Wahid, Kepala BMTNU PCNU Bojonegoro, yang memberikan paparan tentang penguatan ekonomi syariah. Paparan ini mencakup strategi dan langkah-langkah untuk meningkatkan peran BMTNU dalam mendukung ekonomi umat.

Menanggapi paparan tersebut, Kiyai Badrun, selaku Ketua MWCNU Margomulyo, menyampaikan kesiapannya untuk turut serta dalam mendirikan BMTNU di Kantor MWCNU Margomulyo. Dengan langkah ini, MWCNU Margomulyo berharap dapat lebih aktif dalam mendukung penguatan ekonomi syariah di lingkungan sekitarnya.


Keputusan ini mencerminkan semangat kolaborasi dan sinergi antara berbagai lembaga di bawah naungan NU untuk memajukan kesejahteraan masyarakat. Dengan adanya BMTNU di tingkat MWC, diharapkan dapat memberikan kontribusi positif dalam pengembangan ekonomi yang berlandaskan prinsip-prinsip syariah.


MWCNU Margomulyo menegaskan komitmennya dalam mendukung upaya penguatan ekonomi syariah, sejalan dengan nilai-nilai NU yang mengedepankan kebersamaan dan keadilan. Keputusan ini menjadi langkah berarti dalam mewujudkan kesejahteraan umat dan memperkuat peran NU sebagai agen perubahan di bidang ekonomi.


Dengan semangat yang berkobar, perwakilan MWCNU Margomulyo berkomitmen untuk terus berperan aktif dalam pemberdayaan ekonomi syariah, serta mendukung langkah-langkah strategis yang diambil dalam forum RAT BMTNU PCNU Bojonegoro.


Kontributor: Hasan

Editor: CyberMWCNU

PAC Muslimat NU Margomulyo: Mengokohkan Kebersamaan dan Semangat Istiqomah

Margomulyo, 4 Januari 2024 - Suasana kebersamaan dan semangat istiqomah menghiasi kantor MWCNU Margomulyo pada hari Kamis, 4 Januari 2024, dalam rangka kegiatan rutin PAC Muslimat NU Margomulyo. Sejak jam 10.00 hingga 12.00, para peserta dari berbagai Ranting Muslimat NU se-Ancab Margomulyo berkumpul di kantor MWCNU untuk mengokohkan kebersamaan dan mendapatkan inspirasi dari kegiatan yang digagas oleh PAC Muslimat NU Margomulyo.

"Naharul Ijtima' NU Ranting Margomulyo: Istiqomah dalam Kebajikan dan Rukun di Tahun Politik"



Margomulyo, 31 Desember 2023- Suasana keharmonisan dan kebersamaan menyelimuti kantor MWCNU Margomulyo pada Ahad, 31 Desember 2023, saat rangkaian kegiatan Naharul Ijtima' NU Ranting Margomulyo berlangsung. Acara ini dimulai dengan hikmat melalui Pembacaan Tahlil oleh Kiyai Puryanto, Katib Ranting NU Margomulyo.

"Lailatul Ijtima' NU Ranting Sumberjo: Merajut Kebersamaan dalam Cahaya Ilmu"



Sumberjo, 30 Desember 2023 - Malam penuh berkah dan kebersamaan menyapa warga NU Sumberjo pada Sabtu, 30 Desember 2023, di Musholla Al-Ihlas, Dusun Pluntu, Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo. Lailatul Ijtima', kegiatan rutin setiap Malem Ahad Legi secara bergilir di wilayah masing-masing warga NU, kali ini berlangsung istimewa di bawah cahaya bulan dan bintang.

Teruslah BERSEDEKAH: Kampanye Amal ala Super Hero NU

Di sebuah kampung kecil yang dipenuhi semangat kebaikan, hiduplah seorang pria bernama Slamet. Slamet, atau yang lebih dikenal sebagai "Pak Sede," memiliki kebiasaan unik yang menjadi bahan perbincangan hangat di kampungnya. Ia dikenal sebagai sosok yang tak pernah lelah berbuat kebaikan, terutama dalam hal bersedekah.


Setiap hari, Pak Sede seperti super hero kecil yang melayani masyarakatnya. Namun, ada sesuatu yang membuatnya berbeda. Ia tak hanya memberikan sedekah secara tradisional, tetapi memberikan sentuhan sarkas parodi yang membuat orang-orang terpingkal-pingkal.


Suatu hari, Pak Sede memberikan sejuta alasan kenapa beramal itu menyenangkan. "Lihatlah, bersedekah itu seperti olahraga super seru. Setiap rupiah yang kamu sedekahkan, kamu dapat poin kebaikan. Semakin banyak poin, semakin dekat ke Surga!" serunya sambil melontarkan senyum khasnya.


Warga NU dan masyarakat umum pecinta NU di kampung itu semakin penasaran dengan gaya unik Pak Sede. Mereka tak hanya mendapatkan bantuan materi, tapi juga dosis humor yang menyegarkan. Seakan Pak Sede adalah komedian kebaikan yang mampu membuat semua orang tersenyum.


Pada suatu pagi, Pak Sede memutuskan untuk memberikan "ceramah" bersedekah di depan masjid. "Bersedekah itu mirip kampanye, teman-teman! Bedanya, kita bukan mencalonkan diri, tapi mencalonkan hati kita untuk jadi lebih lapang dan penuh kebahagiaan. Mari kita rebut hati Nurani!" ujarnya sambil mengibarkan bendera kebaikan.


Audien yang terdiri dari Warga NU dan masyarakat umum pecinta NU tak bisa menahan tawa. Pak Sede berhasil menciptakan suasana yang menyenangkan, membuat kebaikan tak lagi terasa sebagai beban, melainkan sebagai petualangan yang menghibur.


Bersedekah bersama Pak Sede bukan hanya memberikan manfaat finansial, tetapi juga memberikan hiburan dan semangat positif bagi seluruh kampung. Semua orang menjadi terinspirasi untuk ikut serta dalam aksi kebaikan dengan senyum di wajah.


Sejak saat itu, Pak Sede bukan hanya dikenal sebagai "Pak Sede" di kampungnya, tetapi juga sebagai "Super Hero Bersedekah" yang mampu membuat kebaikan menjadi begitu menggembirakan. Dan begitulah, setiap hari di kampung kecil itu menjadi cerita yang penuh tawa dan kebaikan, berkat Pak Sede dan kampanye amal ala super hero NU-nya yang unik.

"Naharul Ijtima' NU Ngelo": Kebersamaan, Kebangsaan, dan Mauidzoh Hasanah


Ngelo, 30 Desember 2023 - Semangat kebersamaan dan kecintaan terhadap ajaran Nahdlatul Ulama (NU) berkobar di Balaidesa Ngelo pada hari Sabtu, 30 Desember 2023, melalui kegiatan megah "Naharul Ijtima' NU Ngelo." Acara yang dihadiri oleh pengurus struktural NU Ngelo, Badan Otonom, serta Ketua Ranting NU beserta pengurusnya, menjadi momentum luar biasa bagi warga NU Ngelo untuk bersatu dalam doa dan berbagi ilmu.

Naharul Ijtima' NU Ranting Kalangan: Memperkokoh Kebersamaan dan Pemahaman Agama

Kalangan, 26 Desember 2023 - Suasana keakraban dan kebersamaan kembali menghiasi Naharul Ijtima' NU Ranting Kalangan pada hari Selasa, 26 Desember 2023. Acara rutin yang diadakan setiap tanggal 26 setiap bulan ini yang kali ini bertempat di rumah Kiyai Parno Ketua Tanfidziyah NU Ranting Kalangan) menjadi wujud kepedulian dan kebersamaan warga NU ranting Kalangan, Margomulyo.

Lailatul Ijtima' MWCNU Margomulyo: Memperkokoh Kebersamaan dan Refleksi Perjalanan Dakwah NU


(Refleksi dan Evaluasi Oleh Ketua Ranting NU Ngelo Nur Hadi Prastyo)
Margomulyo, 23 Desember 2023 - Kantor MWCNU Margomulyo menjadi saksi kehangatan malam Lailatul Ijtima' pada Sabtu, 23 Desember 2023, dimulai sejak pukul 20.30 hingga selesai. Rangkaian acara dimulai dengan bacaan tahlil yang dipimpin oleh Kiyai Parno, Ketua Ranting NU Kalangan, menciptakan atmosfer spiritual yang khidmat.

Naharul Ijtima' NU Geneng: Menjaga Marwah Merajut Uhuwah

Pada hari Ahad, tanggal 17 Desember 2023, Masjid Al-Ihsan Payung Ds. Geneng, Kecamatan Margomulyo, Bojonegoro, menjadi saksi kehangatan dan kebersamaan dalam gelaran Naharul Ijtima' NU Geneng. Acara ini dihadiri oleh seluruh jajaran pengurus ranting NU Geneng, perangkat desa Geneng, dan seluruh Badan Otonom NU.

Konferensi MWCNU Tambakrejo: Kiyai Marjan Kembali Nahkodai MWCNU Tambakrejo

Pada hari Ahad, tanggal 17 Desember 2023, di Kantor MWCNU Tambakrejo, digelar Konferensi MWCNU yang menjadi saksi penting perubahan kepemimpinan. Dalam acara yang penuh kekhidmatan ini, Kiyai Marjan kembali memegang tampuk kepemimpinan MWCNU Tambakrejo.

Konferensi yang dihadiri oleh pengurus cabang Bojonegoro, diwakili oleh Kiyai Asfiror Ridwan dan Kiyai Syaifuddin, menjadi ajang penyatuan tekad untuk memajukan NU di tingkat majelis wakil cabang. Suasana haru dan semangat bersatu terasa begitu kental di antara para peserta konferensi.

Salah satu poin penting dalam konferensi ini adalah pengangkatan Kiyai Sukemi sebagai Rois Syuriah, mengukuhkan posisinya sebagai pemimpin rohaniah yang dihormati. Keputusan ini diambil dalam Sidang Tim AHWA dengan persetujuan dan dukungan dari semua anggota yang hadir.

Rapat pleno juga menjadi panggung pemilihan ketua Tanfidziyah, di mana tiga kandidat utama, yaitu Kiyai Marjan, Kiyai Habib, dan Kiyai Mustofa, berkompetisi dengan penuh semangat. Dalam hasil yang menunjukkan dukungan mayoritas, Kiyai Marjan berhasil meraih 14 suara, sedangkan Kiyai Mustofa dan Kiyai Habib masing-masing mendapat 2 suara.

Dengan penuh kehormatan dan tanggung jawab, Kiyai Marjan diumumkan sebagai ketua MWCNU Tambakrejo periode 2023-2028. Keberhasilannya tidak hanya mencerminkan kepercayaan yang besar dari para pimpinan cabang, tetapi juga sebuah komitmen untuk terus mengembangkan nilai-nilai keislaman dan kemandirian di tengah masyarakat Tambakrejo.

Konferensi MWCNU Tambakrejo ini tidak hanya sebuah peristiwa seremonial, tetapi juga momentum penting bagi NU dalam melangkah ke masa depan yang lebih baik di bawah kepemimpinan yang penuh dedikasi dari Kiyai Marjan.

#TimMasterCyberMWCNU

History of Naharul Ijtima' Tradition (Studi Geneologi Keilmuan di NU Margomulyo)



History of Naharul Ijtima' Tradition (Studi Geneologi Keilmuan di NU Margomulyo)

Oleh: Lamiran, S.Pd.I./Badrun Sulaiman Ketua MWCNU Margomulyo

I. Pendahuluan

 

A. Latar Belakang

Tradisi Naharul Ijtima' di NU Margomulyo Bojonegoro Jawa Timur, memiliki sejarah yang kaya dan menarik. Dimulai pada tahun 2019, kegiatan ini merupakan hasil gagasan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah, sebagai respons terhadap kebutuhan untuk mempererat tali silaturahmi antara para ulama, santri dan warga NU secara umum. Yang kemudian perkembangan di lapangan gagasan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah mengilhami sebagian kader penggerak dan aktifis NU di beberapa daerah di Indonesia terkhusus di wilayah Margomulyo.

Naharul Ijtima’ menjadi alternatif berkualitas untuk Lailatul Ijtima' yang sulit dilakukan di tengah medan wilayah Margomulyo yang didominasi oleh hutan[1]. Yang mana MWCNU margomulyo terdiri dari 6 Ranting yakni Rantig NU Ngelo, Margomulyo, Kalangan, Sumberjo, Meduri dan geneng, yang mayoritas berada di kawasan perhutani dengan kondisi jalan makadam yang masih sulit di lalui terlebih di saat malam hari.

Tradisi Naharul Ijtima' di NU Margomulyo merupakan cerminan dari kebutuhan mendesak akan pertemuan rutin antara ulama dan santri serta warga NU secara Umum di wilayah yang geografisnya menantang. Sejarah kegiatan ini, yang dimulai pada tahun 2019, menandai awal perjalanan yang kaya akan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

1.   Gagasan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah:

Naharul Ijtima' bukanlah sekadar kegiatan biasa, melainkan sebuah gagasan yang lahir dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah. RMINU sebagai organisasi yang peduli terhadap pengembangan keilmuan dan silaturahmi di kalangan NU, merespons permasalahan geografis yang berbeda-beda di setiap wilayah di indonesia terkhusus di wilayah Margomulyo dengan menggagas kegiatan ini. Dengan demikian, Naharul Ijtima' menjadi bukti nyata upaya organisasi untuk membawa manfaat positif bagi komunitas NU di seluruh wilayah Indonesia.

2.   Respons terhadap Kebutuhan Mempererat Tali Silaturahmi:

Keberadaan Naharul Ijtima' sejalan dengan kebutuhan akan mempererat tali silaturahmi antara ulama dan santri NU di Margomulyo. Tradisi ini menjadi saluran untuk membangun kedekatan hubungan interpersonal, mengingatkan akan pentingnya menjaga ikatan sosial dan keagamaan di tengah kesulitan aksesibilitas geografis di wilayah tersebut.

3.   Alternatif Berkualitas untuk Lailatul Ijtima':

Naharul Ijtima' di NU Margomulyo menciptakan alternatif berkualitas untuk Lailatul Ijtima', yang sulit dilakukan di medan wilayah Margomulyo yang mayoritas didominasi oleh hutan. Keberhasilan Naharul Ijtima' sebagai alternatif ini dapat diartikan sebagai respons kreatif terhadap kondisi lingkungan yang unik di wilayah tersebut, menunjukkan fleksibilitas dan adaptabilitas dalam merespons tantangan lokal.

Seiring dengan makin jelasnya latar belakang Naharul Ijtima', kita dapat memahami bahwa tradisi ini tidak hanya hadir sebagai kegiatan rutin, tetapi juga sebagai wujud nyata dari upaya nyata komunitas NU untuk memperkokoh nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan keilmuan di tengah kondisi lingkungan yang unik dan memerlukan pendekatan yang inovatif.

 

B. Tujuan Penulisan

Makalah ini bertujuan untuk mengungkap sejarah dan perkembangan Naharul Ijtima' di NU Margomulyo, menjelaskan genealogi keilmuan yang mendasari tradisi ini, serta menggali dampak positifnya terhadap komunitas NU di wilayah tersebut.

Pembahasan mengenai tujuan penulisan makalah ini mengarah pada ketiga aspek penting yang ingin diungkap:

1.  Mengungkap Sejarah dan Perkembangan Naharul Ijtima' di NU Margomulyo:

Sebagai upaya awal, tujuan penulisan ini adalah merinci sejarah Naharul Ijtima' sejak dimulainya pada tahun 2019. Penelusuran ini mencakup aspek-aspek seperti awal mula ide, perkembangan pelaksanaan, dan tahapan kunci yang membentuk tradisi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan keagamaan di NU Margomulyo. Dengan memahami sejarahnya, para pembaca dapat menangkap konteks serta evolusi Naharul Ijtima' dalam konteks NU Margomulyo.

2.   Menjelaskan Geneologi Keilmuan yang Mendasari Tradisi Ini:

Pada bagian ini, penulisan berfokus pada genealogi keilmuan yang menjadi landasan Naharul Ijtima'. Dalam hal ini, makalah mencermati pengaruh dan kontribusi Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah, inisiatif dari tokoh ulama seperti KH Musthofa Bisri, serta peran komunitas ulama, santri dan warga NU secara Umum baik kultural maupun struktural. Dengan mendalaminya, makalah berusaha menjelaskan bagaimana keilmuan menjadi pilar utama dalam mewujudkan keberhasilan dan keberlanjutan Naharul Ijtima'.

3.  Menggali Dampak Positif Naharul Ijtima' Terhadap Komunitas NU di Wilayah Tersebut:

Pada aspek ini, fokus makalah tertuju pada dampak positif Naharul Ijtima' terhadap komunitas NU di Margomulyo. Dari sudut pandang keagamaan, sosial, dan keilmuan, makalah mengidentifikasi perubahan positif dalam tali silaturahmi, peningkatan keilmuan, serta peneguhan solidaritas di antara ulama, santri dan warga NU secara Umum baik kultural maupun struktural. Dengan menganalisis dampak positif ini, makalah mendorong apresiasi terhadap relevansi dan manfaat Naharul Ijtima' dalam membangun dan memperkuat komunitas NU.

Melalui ketiga tujuan tersebut, makalah ini berupaya memberikan gambaran komprehensif mengenai Naharul Ijtima' di NU Margomulyo, memberikan wawasan yang lebih dalam terkait perjalanan, nilai-nilai keilmuan, dan kontribusinya terhadap perkembangan komunitas NU di wilayah tersebut.

 

 

I. Pendahuluan

II. Tinjauan Pustaka

III. Metodologi

IV. Sejarah Naharul Ijtima' di NU Margomulyo

V. Genealogi Keilmuan Naharul Ijtima' di NU Margomulyo

VI. Dampak Sosial dan Keilmuan Naharul Ijtima'

VII. Tantangan dan Prospek Masa Depan

VIII. Kesimpulan

IX. Penutup

 

**Penulis adalah Kader dan Aktifis NU yang saat ini di Amanahi Menjadi Ketua MWCNU & MUI Margomulyo