Menuku

Selamat Datang Di Website Resmi MWCNU Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo, "Sungsuman": Sukses Melampaui Ekspektasi, Panitia Pengajian Akbar IHM Margomulyo Tutup Tugas dengan Penuh Rasa Syukur, Naharul Ijtima' MWCNU Margomulyo Perkuat Khidmah Warga NU, LTMNU dan ASWAJA NU Center Hadirkan Pembinaan Strategis

Dampak Judi Online terhadap Perceraian dalam Rumah Tangga


"Pengaruh Judi Online terhadap Perceraian dalam Rumah Tangga"

 

I. Pendahuluan

A. Latar Belakang Masalah

Perkembangan teknologi digital telah membawa berbagai kemudahan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu aspek yang terkena dampak signifikan adalah industri perjudian. Di era digital ini, judi online menjadi semakin populer dan mudah diakses oleh berbagai kalangan masyarakat. Sayangnya, kemudahan akses ini juga membawa dampak negatif yang cukup serius, salah satunya adalah meningkatnya angka perceraian dalam rumah tangga.

a. Perkembangan Judi Online di Era Digital

Judi online merupakan bentuk modern dari perjudian yang memanfaatkan teknologi internet untuk menghubungkan pemain dengan berbagai platform judi. Platform ini menawarkan berbagai jenis permainan, mulai dari poker, taruhan olahraga, hingga kasino virtual.

Perkembangan ini didorong oleh penetrasi internet yang semakin luas serta kemajuan perangkat lunak yang membuat permainan judi semakin menarik dan mudah diakses.

b. Pertumbuhan pengguna judi online.

Menurut data yang dihimpun dari berbagai sumber, jumlah pengguna judi online terus meningkat setiap tahunnya. Misalnya, data dari Kompasiana menunjukkan bahwa pertumbuhan pengguna judi online meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir. Sementara itu, laporan dari Pengadilan Agama Bojonegoro mencatat bahwa kasus perceraian yang dipicu oleh kecanduan judi online juga meningkat signifikan.

c. Dampak Sosial dan Psikologis Judi Online terhadap Individu

Kecanduan judi online tidak hanya berdampak pada aspek finansial, tetapi juga pada kesejahteraan sosial dan psikologis individu. Menurut artikel di NU Online, kecanduan judi online dapat menyebabkan seseorang mengabaikan tanggung jawab keluarga, menciptakan konflik rumah tangga, dan bahkan mengarah pada perceraian . Secara psikologis, pecandu judi online sering mengalami stres, depresi, dan gangguan emosional lainnya yang dapat memperburuk hubungan dengan pasangan dan anggota keluarga lainnya.

Dalam rangka memahami lebih dalam pengaruh judi online terhadap perceraian dalam rumah tangga, artikel ini akan mengupas berbagai aspek yang terkait, termasuk dampak ekonomi, psikologis, dan sosial dari judi online. Artikel ini juga akan membahas upaya penanggulangan yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah ini dan menjaga keharmonisan dalam rumah tangga.

 

II. Tujuan Penulisan

Artikel ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis pengaruh judi online terhadap tingkat perceraian dalam rumah tangga. Dengan memaparkan studi kasus dan data empiris terkait, artikel ini juga berupaya memberikan pemahaman mendalam bagi pembaca mengenai risiko yang terkait dengan fenomena judi online di masyarakat modern saat ini.

A. Pengaruh Judi Online terhadap Perceraian dalam Rumah Tangga

Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap industri perjudian secara signifikan, dengan judi online menjadi semakin mudah diakses dan diminati oleh berbagai kalangan. Namun, di balik kemudahan tersebut terdapat dampak sosial yang serius, salah satunya adalah meningkatnya kasus perceraian dalam rumah tangga yang disebabkan oleh kecanduan judi online.

B. Memberikan Wawasan dan Pemahaman

Artikel ini juga bertujuan untuk memberikan wawasan yang komprehensif kepada pembaca mengenai berbagai risiko yang terkait dengan judi online. Melalui referensi dari berbagai sumber terpercaya seperti RRI, Kompasiana, Pengadilan Agama Bojonegoro, NU Online, Innovative: Journal of Social Science Research, dan Kementerian Sosial, artikel ini akan menguraikan dampak ekonomi, psikologis, dan sosial dari judi online serta upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk mengatasinya.

Dengan demikian, pembahasan dalam artikel ini diharapkan mampu memberikan pemahaman yang mendalam dan menyeluruh mengenai kompleksitas masalah judi online serta kontribusinya terhadap perceraian dalam rumah tangga.

 

III. Dampak Judi Online terhadap Hubungan Keluarga

A. Ketergantungan dan Pengabaian Kewajiban

a). Ketergantungan Judi Online dan Pengaruhnya terhadap Tanggung Jawab Keluarga

Ketergantungan terhadap judi online seringkali menyebabkan individu mengalami gangguan kontrol impulsif yang serius. Dalam konteks keluarga, hal ini dapat berdampak langsung pada pengabaian tanggung jawab utama, seperti peran sebagai suami atau istri, orang tua, dan anggota keluarga lainnya.

Individu yang kecanduan judi online cenderung menghabiskan waktu yang berlebihan di depan layar, mengabaikan interaksi keluarga, dan menelantarkan tugas-tugas rumah tangga yang seharusnya mereka lakukan.

b). Studi Kasus atau Contoh Nyata

1. Studi Kasus dari Pengadilan Agama Bojonegoro

Dalam sebuah kasus yang diproses di Pengadilan Agama Bojonegoro, terdapat bukti yang menunjukkan bahwa kecanduan judi online telah menyebabkan salah satu pihak dalam rumah tangga mengalami penurunan dalam memenuhi kewajiban sebagai suami atau istri.

Hal ini mencakup pengabaian terhadap kebutuhan keluarga dan meningkatkan ketegangan dalam hubungan tersebut. (Sumber: Pengadilan Agama Bojonegoro)

2. Kasus Perceraian akibat Ketergantungan Judi Online

Berdasarkan laporan dari RRI, banyak kasus perceraian yang terjadi di Pontianak disebabkan oleh keterlibatan salah satu pasangan dalam aktivitas judi online. Hal ini tidak hanya menciptakan ketidakstabilan finansial dalam keluarga tetapi juga memperburuk hubungan interpersonal di dalamnya. (Sumber: RRI)

3. Pengabaian Kewajiban dalam Kehidupan Sehari-hari

Menurut artikel di Kompasiana, ada banyak kasus di mana individu yang kecanduan judi online gagal memenuhi tanggung jawab harian mereka sebagai anggota keluarga. Ini termasuk tidak membantu dalam pekerjaan rumah tangga, menghabiskan waktu yang seharusnya bersama keluarga untuk bermain judi online, dan mengalami penurunan signifikan dalam kualitas hubungan keluarga mereka. (Sumber: Kompasiana)

Ketergantungan terhadap judi online bukan hanya masalah individual, tetapi juga dapat mengancam stabilitas dan keharmonisan rumah tangga. Pengabaian kewajiban keluarga seperti peran sebagai suami atau istri, orang tua, dan anggota keluarga lainnya menjadi salah satu dampak yang sering terjadi.

Studi kasus dan data empiris menunjukkan bahwa judi online dapat menyebabkan keretakan serius dalam hubungan keluarga, yang dalam beberapa kasus berujung pada perceraian. Dengan demikian, perlunya kesadaran dan tindakan pencegahan yang lebih serius dalam mengatasi dampak negatif judi online terhadap keluarga menjadi sangat penting.

 

B. Masalah Keuangan

a). Dampak Finansial dari Kebiasaan Berjudi Online

Kebiasaan berjudi online dapat memiliki dampak finansial yang serius bagi keluarga. Individu yang kecanduan judi online cenderung menghabiskan uang keluarga secara tidak terkendali untuk memenuhi kebutuhan judi mereka. Ini bisa mengakibatkan kekurangan dana untuk kebutuhan pokok seperti makanan, pendidikan, dan perawatan kesehatan, yang pada gilirannya mengganggu stabilitas keuangan keluarga secara keseluruhan.

b). Hutang dan Kerugian Finansial sebagai Pemicu Konflik dalam Rumah Tangga

Ketika seseorang terlibat dalam judi online, risiko mengalami hutang dan kerugian finansial yang besar sangat tinggi. Hutang-hutang ini tidak hanya memberikan tekanan tambahan pada keuangan keluarga, tetapi juga dapat memicu konflik antara pasangan.

Ketidakmampuan untuk membayar tagihan atau memenuhi komitmen keuangan dapat menciptakan ketegangan emosional dan perasaan tidak aman dalam hubungan, yang akhirnya dapat mempengaruhi keharmonisan rumah tangga.

 

C. Studi Kasus dan Referensi

a). Studi Kasus dari RRI Pontianak dan Artikel Kompasiana

Menurut laporan RRI, kebiasaan berjudi online telah menjadi faktor utama dalam kasus perceraian di Pontianak. Masalah keuangan yang diakibatkan oleh judi online sering kali menjadi penyebab utama terjadinya perceraian, karena menyebabkan ketidakstabilan ekonomi dalam keluarga. (Sumber: RRI)

Artikel ini menggambarkan bagaimana judi online dapat merusak keuangan keluarga dengan cepat. Pengguna judi online sering kali tidak menyadari seberapa besar kerugian yang telah mereka akumulasikan, yang pada akhirnya menghancurkan keuangan keluarga dan meningkatkan risiko perceraian. (Sumber: Kompasiana)

Dampak finansial dari kebiasaan berjudi online bukan hanya menyangkut individu yang terlibat, tetapi juga keluarga mereka secara keseluruhan. Hutang dan kerugian yang timbul dari judi online dapat mengancam stabilitas keuangan keluarga dan memicu konflik yang serius dalam rumah tangga. Penting bagi masyarakat dan pemerintah untuk meningkatkan kesadaran akan risiko ini dan mengambil langkah-langkah pencegahan yang efektif untuk melindungi keluarga dari dampak buruk kegiatan judi online.

 

D. Ketidakpercayaan dan Kecurigaan

a). Judi Online Dapat Menyebabkan Ketidakpercayaan antara Pasangan

Judi online seringkali menjadi penyebab utama terjadinya ketidakpercayaan antara pasangan. Ketika seseorang terlibat dalam aktivitas judi online, ada beberapa faktor yang dapat merusak kepercayaan dalam hubungan, seperti:

Rahasia dan Penyembunyian: Individu yang kecanduan judi online cenderung menyembunyikan aktivitas mereka dari pasangan. Tindakan ini bisa membuat pasangan merasa dicurangi atau diabaikan karena tidak diberitahu secara jujur mengenai kegiatan finansial yang signifikan.

Perubahan Perilaku: Keterlibatan dalam judi online sering kali mengubah perilaku seseorang, seperti menjadi lebih defensif atau menarik diri dari interaksi sosial. Hal ini dapat memicu kecurigaan pasangan terhadap motif dan aktivitas yang sebenarnya dari individu tersebut.

b). Contoh Situasi di Mana Judi Online Menyebabkan Pasangan Merasa Curiga dan Tidak Percaya

1. Kasus dari Pengadilan Agama Bojonegoro

Di beberapa kasus yang diproses di Pengadilan Agama Bojonegoro, istri sering kali merasa curiga dan tidak percaya terhadap suami mereka yang terlibat dalam judi online. Ketidakpercayaan ini muncul karena suami tidak jujur mengenai keuangan keluarga dan menghabiskan uang secara sembunyi-sembunyi untuk berjudi. (Sumber: Pengadilan Agama Bojonegoro)

2. Laporan Kompasiana tentang Dampak Psikologis

Artikel Kompasiana juga mencatat bahwa judi online dapat menciptakan perasaan curiga dan ketidakpercayaan yang mendalam dalam hubungan. Pasangan yang tidak mengetahui aktivitas judi online yang dilakukan oleh yang lainnya sering merasa dikhianati dan diabaikan secara emosional. (Sumber: Kompasiana)

Ketidakpercayaan dan kecurigaan adalah dampak serius dari keterlibatan dalam judi online terhadap hubungan keluarga. Aktivitas sembunyi-sembunyi dan perubahan perilaku dapat merusak kepercayaan pasangan, yang pada gilirannya mengancam stabilitas dan keharmonisan rumah tangga.

Studi kasus dan analisis dari berbagai sumber menunjukkan bahwa masalah ini membutuhkan perhatian serius dari individu, keluarga, dan masyarakat secara luas. Upaya pencegahan dan intervensi diperlukan untuk mengatasi dampak negatif judi online terhadap hubungan keluarga dan mempromosikan komunikasi yang jujur ​​dan terbuka di antara pasangan.

 

 

IV. Perspektif Psikologis dan Sosial

A. Pandangan Psikologis

a). Analisis dari Sudut Pandang Psikolog.

Dari sudut pandang psikolog, ketergantungan pada judi online dapat mempengaruhi kesehatan mental dan emosional individu secara signifikan. Individu yang kecanduan judi online sering kali mengalami kecemasan, depresi, dan stres yang tinggi. Perasaan gagal dan kehilangan kontrol dapat menyebabkan rendahnya harga diri dan keputusasaan.

Menurut penelitian yang dipublikasikan di Innovative: Journal of Social Science Research, ketergantungan pada judi online dapat mengakibatkan gangguan psikologis yang serius, termasuk gangguan kecemasan dan depresi. (Sumber: Innovative: Journal of Social Science Research)

b). Dampak Jangka Panjang dari Ketergantungan Judi Online.

Dampak jangka panjang dari ketergantungan judi online mencakup kerusakan permanen pada kesehatan mental dan emosional. Individu yang tidak dapat mengatasi kecanduan mereka sering kali mengalami isolasi sosial, kehilangan pekerjaan, dan hubungan yang rusak.

Ketergantungan kronis pada judi online dapat menyebabkan penurunan kualitas hidup secara keseluruhan, serta meningkatkan risiko bunuh diri. Artikel di Kompasiana mencatat bahwa ketergantungan jangka panjang ini dapat menyebabkan dampak yang mendalam dan merusak bagi individu dan keluarganya. (Sumber: Kompasiana)

 

B. Pandangan Sosial

a). Bagaimana Masyarakat dan Lingkungan Sosial Merespon Fenomena Judi Online.

Masyarakat sering kali merespon fenomena judi online dengan campuran ketidakpedulian dan penolakan. Di beberapa komunitas, judi online dianggap sebagai masalah moral dan etika yang serius, dan individu yang terlibat dapat mengalami stigma sosial yang signifikan.

Laporan dari RRI menunjukkan bahwa ada kesadaran yang meningkat di kalangan masyarakat Pontianak tentang dampak negatif judi online, yang memicu diskusi dan upaya untuk membatasi akses ke situs judi online. (Sumber: RRI)

 

b). Peran Komunitas dan Organisasi Sosial dalam Membantu Korban Judi Online.

Komunitas dan organisasi sosial memainkan peran penting dalam membantu korban judi online. Mereka menyediakan dukungan emosional, konseling, dan program rehabilitasi untuk membantu individu mengatasi kecanduan mereka.

NU Online melaporkan bahwa organisasi keagamaan seperti NU berperan aktif dalam memberikan bimbingan dan dukungan kepada keluarga yang terkena dampak judi online, termasuk menawarkan program konseling dan bantuan hukum. (Sumber: NU Online)

Kemensos juga menyediakan layanan dan bantuan untuk korban judi online, termasuk program rehabilitasi dan dukungan sosial untuk membantu individu dan keluarga pulih dari dampak kecanduan. (Sumber: Kemensos)

Dari perspektif psikologis dan sosial, judi online memiliki dampak yang mendalam dan merusak pada individu dan keluarga. Dari sudut pandang psikologis, kecanduan judi online dapat mengakibatkan gangguan mental dan emosional yang serius, serta memiliki dampak jangka panjang yang merusak.

Dari sudut pandang sosial, masyarakat merespon fenomena ini dengan stigma dan upaya untuk memberikan dukungan kepada korban melalui komunitas dan organisasi sosial. Penting untuk terus meningkatkan kesadaran dan menyediakan dukungan yang memadai untuk mengatasi dampak negatif judi online dan menjaga kesejahteraan keluarga.

 

V. Upaya Pencegahan dan Solusi

A. Pendidikan dan Kesadaran

a). Pentingnya Edukasi Mengenai Bahaya Judi Online

Edukasi mengenai bahaya judi online adalah langkah awal yang krusial untuk mencegah kecanduan dan dampak negatif yang diakibatkannya. Menyediakan informasi yang jelas dan mudah dipahami tentang risiko finansial, kesehatan mental, dan sosial dari judi online dapat membantu masyarakat memahami konsekuensi serius dari aktivitas tersebut.

Menurut artikel di Kompasiana, peningkatan kesadaran mengenai dampak destruktif dari judi online adalah salah satu cara efektif untuk memitigasi risiko perceraian yang disebabkan oleh kecanduan ini. (Sumber: Kompasiana)

b). Program-Program Kesadaran yang Dapat Diimplementasikan di Masyarakat

Berbagai program kesadaran dapat diimplementasikan di masyarakat untuk meningkatkan pengetahuan tentang bahaya judi online. Ini bisa mencakup seminar, workshop, kampanye publik, dan distribusi materi edukatif.

Program-program ini dapat diselenggarakan oleh pemerintah, organisasi non-profit, dan komunitas lokal. Sebagai contoh, NU Online melaporkan bahwa organisasi keagamaan sering mengadakan program bimbingan untuk meningkatkan kesadaran tentang bahaya judi online dan memberikan panduan bagi keluarga yang terkena dampak. (Sumber: NU Online)

 

B. Dukungan dan Konseling

a). Peran Konseling Keluarga dalam Menangani Masalah yang Disebabkan oleh Judi Online

Konseling keluarga memainkan peran penting dalam membantu keluarga mengatasi masalah yang disebabkan oleh judi online. Konselor keluarga dapat memberikan dukungan emosional, membantu mengembangkan strategi coping yang efektif, dan memfasilitasi komunikasi yang sehat antara anggota keluarga.

Pengadilan Agama Bojonegoro mengakui pentingnya konseling dalam proses penyelesaian perceraian yang disebabkan oleh judi online, sebagai upaya untuk memperbaiki hubungan atau setidaknya mengurangi dampak negatif pada anak-anak. (Sumber: Pengadilan Agama Bojonegoro)

 

b). Dukungan dari Pemerintah dan Organisasi Non-Profit untuk Membantu Individu dan Keluarga yang Terkena Dampak

Pemerintah dan organisasi non-profit dapat menyediakan berbagai bentuk dukungan bagi individu dan keluarga yang terkena dampak judi online. Ini bisa mencakup layanan konseling gratis atau berbiaya rendah, program rehabilitasi, dan bantuan keuangan sementara.

Kementerian Sosial (Kemensos) di Indonesia, misalnya, telah menyediakan layanan dukungan bagi keluarga yang menghadapi masalah terkait judi online, termasuk program pemulihan dan integrasi masyarakat ke masyarakat. (Sumber: Kemensos)

 

C. Kebijakan dan Regulasi

a). Kebijakan dan Regulasi yang Ada untuk Mengatasi Masalah Judi Online

Kebijakan dan regulasi yang ada saat ini memainkan peran penting dalam mengatasi masalah judi online. Pemerintah telah menetapkan berbagai peraturan untuk membatasi akses ke situs judi online dan menghukum operator yang melanggar hukum. Laporan dari RRI menunjukkan bahwa upaya penegakan hukum terus dilakukan untuk menangkap dan menindak para pelaku judi online. (Sumber: RRI)

b). Rekomendasi untuk Peningkatan Regulasi dan Penegakan Hukum.

Untuk lebih efektif mengatasi masalah judi online, diperlukan peningkatan regulasi dan penegakan hukum. Beberapa rekomendasi mencakup peningkatan pengawasan terhadap transaksi keuangan yang mencurigakan, kerja sama internasional untuk menutup situs judi online yang beroperasi dari luar negeri, dan kampanye publik untuk mendorong masyarakat melaporkan aktivitas judi ilegal.

Innovative: Journal of Social Science Research menyarankan perlunya kebijakan yang lebih ketat dan pendekatan yang komprehensif untuk mengurangi dampak negatif dari judi online terhadap masyarakat. (Sumber: Innovative: Journal of Social Science Research)

Upaya pencegahan dan solusi untuk mengatasi pengaruh judi online terhadap perceraian dalam rumah tangga melibatkan pendekatan yang holistik dan terpadu.

Pendidikan dan kesadaran, dukungan dan konseling, serta kebijakan dan regulasi yang efektif adalah kunci untuk menangani masalah ini. Dengan kerja sama antara pemerintah, organisasi non-profit, komunitas, dan individu, dampak negatif judi online dapat diminimalkan, sehingga membantu menjaga keutuhan dan kesejahteraan keluarga.

VI. Kesimpulan

A. Ringkasan Temuan

Artikel ini telah membahas secara mendalam pengaruh judi online terhadap perceraian dalam rumah tangga. Beberapa poin utama yang telah diuraikan mencakup:

1.     Ketergantungan dan Pengabaian Kewajiban: Ketergantungan pada judi online membuat individu mengabaikan tanggung jawab keluarga, menyebabkan ketegangan dan konflik dalam hubungan. Contoh nyata dan studi kasus menunjukkan betapa seriusnya dampak ini pada keluarga.

2.     Masalah Keuangan: Judi online berdampak signifikan pada keuangan keluarga, menyebabkan hutang dan kerugian finansial yang memicu konflik dan akhirnya perceraian. Statistik dan analisis data menunjukkan tren peningkatan perceraian yang diakibatkan oleh masalah keuangan terkait judi online.

3.     Ketidakpercayaan dan Kecurigaan: Ketidakpercayaan dan kecurigaan antara pasangan meningkat akibat ketergantungan judi online, seringkali menyebabkan perpecahan dalam rumah tangga.

4.     Studi Kasus dan Statistik: Data dari berbagai lembaga menunjukkan adanya peningkatan kasus perceraian terkait judi online, dengan analisis tren yang menggarisbawahi dampak negatif fenomena ini.

5.     Perspektif Psikologis dan Sosial: Judi online mempengaruhi kesehatan mental dan emosional individu secara negatif, dan respon sosial terhadap fenomena ini menunjukkan kebutuhan akan dukungan komunitas dan organisasi sosial.

6.     Upaya Pencegahan dan Solusi: Edukasi mengenai bahaya judi online, program kesadaran, dukungan konseling keluarga, dan kebijakan serta regulasi yang lebih ketat adalah langkah-langkah penting dalam mengatasi masalah ini.

 

B. Pernyataan Akhir

a). Penegasan Pentingnya Perhatian terhadap Masalah Judi Online.

Judi online merupakan masalah serius yang berdampak negatif pada banyak aspek kehidupan keluarga. Penting bagi semua pihak untuk memperhatikan dan memahami risiko serta dampak dari kecanduan judi online. Edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai bahaya judi online harus ditingkatkan untuk mencegah terjadinya perceraian dan keretakan rumah tangga.

b). Ajakan untuk Tindakan Kolektif dalam Mengatasi Dampak Negatif Judi Online terhadap Rumah Tangga

Diperlukan tindakan kolektif dari berbagai pihak, termasuk pemerintah, organisasi non-profit, komunitas, dan individu, untuk mengatasi dampak negatif judi online. Program pendidikan dan kesadaran, dukungan konseling, serta penegakan hukum yang ketat adalah langkah-langkah krusial dalam upaya ini. Bersama-sama, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman dan mendukung bagi keluarga, serta mencegah terjadinya keretakan rumah tangga akibat judi online.

Dengan kerja sama yang efektif dan komitmen dari berbagai pihak, dampak buruk judi online dapat diminimalkan, dan kesejahteraan keluarga dapat lebih terjaga. Upaya bersama ini sangat penting untuk melindungi dan memperkuat institusi keluarga dari ancaman serius yang ditimbulkan oleh judi online.

 

Daftar Referensi

1.     RRI. (2020). "Judi Online Juga Sebabkan Terjadinya Kasus Perceraian." https://www.rri.co.id/pontianak/daerah/777075/judi-online-juga-sebabkan-terjadinya-kasus-perceraian

2.     Nurulqayla. (2023). "Dampak Judi Online terhadap Kehancuran di Sebuah Keluarga." Kompasiana. https://www.kompasiana.com/nurulqayla4314/6522f6e4110fce2d725905a2/dampak-judi-online-terhadap-kehancuran-di-sebuah-keluarga

3.     Pengadilan Agama Bojonegoro. (2023). "Dampak Perceraian Akibat Judi Online." YouTube. https://m.youtube.com/watch?v=5sSZ7zeEfLw

4.     NU Online. (2023). "Bolehkah Istri Gugat Cerai karena Suami Kecanduan Judi Online?" https://islam.nu.or.id/syariah/bolehkah-istri-gugat-cerai-karena-suami-kecanduan-judi-online-nTwjj

5.     Innovative: Journal of Social Science Research. (2023). "Dampak Sosial dan Ekonomi Judi Online dalam Masyarakat." https://j-innovative.org/index.php/Innovative/article/view/3891

6.     Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos). (2023). "Program Dukungan bagi Keluarga Terdampak Judi Online." https://kemensos.go.id/

 

 

*Penulis Adalah: Aktifis NU sekaligus Ketua MWCNU Margomulyo

"Mempererat Tali Ukhuwah: Refleksi Lailatul Ijtima' NU Sumberjo dalam Membangun Dakwah dan Kebersamaan"



Lailatul Ijtima' NU Ranting Sumberjo pada Sabtu malam, 22 Juni 2024, menjadi momentum bersejarah bagi warga NU Sumberjo. Acara berlangsung di rumah Bapak Wakijan, Dusun Mbecok, Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo. Dalam sambutannya, Kiyai Abdulloh Sareh, Ketua Ranting NU Sumberjo, mengungkapkan apresiasi mendalam kepada seluruh warga NU Sumberjo atas kontribusi mereka yang luar biasa dalam mendukung dakwah NU di wilayah tersebut.



Kehadiran Jajaran MWCNU Margomulyo, termasuk Kiyai Rosidi sebagai Ro'is Syuriyah MWCNU, menguatkan semangat kebersamaan. Melalui khutbah iftitah, Kiyai Rosidi menegaskan pentingnya istiqomah dalam menjaga kebersamaan dan silaturahim di kalangan warga NU.


Tidak hanya itu, Ketua MWCNU, Kiyai Badrun, turut berperan sebagai pemateri utama dalam acara tersebut. Beliau menyampaikan berbagai capaian MWCNU Margomulyo serta memberikan materi penting mengenai administrasi dan keorganisasian.


Acara yang dihadiri oleh segenap warga NU Sumberjo dan badan otonomnya ini tidak hanya menjadi forum untuk merayakan kebersamaan, tetapi juga sebagai wadah pembelajaran yang berharga bagi seluruh peserta. Semangat dakwah dan ukhuwah Islamiyah begitu kental terasa dalam setiap nuansa kegiatan yang terjadi malam itu.



Para peserta Lailatul Ijtima' NU Ranting Sumberjo tidak hanya berbagi momen kebersamaan yang penuh makna, tetapi juga memperkuat komitmen untuk menjaga nilai-nilai keislaman dan kebersamaan yang telah dibangun selama ini. Kehadiran Kiyai Abdulloh Sareh sebagai penggerak utama dan Kiyai Rosidi serta Kiyai Badrun dari MWCNU Margomulyo sebagai pembicara utama menambahkan bobot acara tersebut.


Dalam suasana yang penuh kehangatan, Kiyai Badrun dengan mendalam memaparkan capaian-capaian MWCNU Margomulyo yang memberikan inspirasi bagi semua peserta. Beliau juga memberikan wawasan tentang pentingnya administrasi dan keorganisasian yang solid dalam menjaga kelangsungan dakwah dan kegiatan sosial kemasyarakatan.


Peserta yang terdiri dari berbagai kalangan umur dan latar belakang menunjukkan semangat yang tinggi dalam mendukung agenda NU Sumberjo, mencerminkan kekuatan solidaritas yang menjadi pondasi utama gerakan ini. Dengan demikian, acara ini tidak hanya menjadi ajang berkumpul, tetapi juga sarana untuk mempererat tali persaudaraan serta memperkokoh jaringan dakwah NU di tingkat ranting dan MWCNU Margomulyo secara keseluruhan.


Kontributor: Sholeh.
Editor: Tim CyberMWCNU 

Lailatul Ijtima' MWCNU Margomulyo: Malam Penuh Keberkahan dan Semangat Perjuangan


Margomulyo, 19 Juni 2024 - Aula MWCNU Margomulyo pada Rabu malam menjadi saksi kemeriahan dan kekhusyukan acara Lailatul Ijtima' yang diselenggarakan oleh MWCNU Margomulyo. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 ini dihadiri oleh seluruh struktural MWCNU Margomulyo, badan otonom, dan pengurus ranting dari enam ranting NU di Margomulyo.


Acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara pada pukul 20.00. Berikutnya, pembacaan ayat suci Al-Qur'an disampaikan oleh Kiyai Sareh, Ketua Ranting Sumberjo, yang mampu menggetarkan hati para hadirin dengan lantunan suaranya yang merdu dan penuh hikmat.


Malam semakin syahdu dengan Sholawat Mahalul Qiyam yang dipimpin oleh Ustadz Syaifuddin, Ketua PAC Rijalul Ansor. Lantunan sholawat yang menggema di aula semakin menambah kekhusyukan acara.


Selanjutnya, Ustadz Madrim dari Ranting Geneng memimpin pembacaan Tahlil, diikuti oleh pembacaan manakib Jawahirul Ma'aani oleh Kiyai Lasdi. Kedua kegiatan ini memberikan nuansa spiritual yang mendalam bagi seluruh peserta yang hadir.

Khutbah Iftitah disampaikan oleh Kiyai Rosidi, Ro'is Syuriyah MWCNU Margomulyo. Dalam khutbahnya, beliau menyampaikan berbagai hal mengenai keutamaan berkurban dan bulan Dzulhijah, memberikan pencerahan dan semangat baru bagi para hadirin untuk lebih bersemangat dalam menjalankan ibadah kurban.

Kemudian, Ustadz Sugianto, Sekretaris Ranting Geneng, menyampaikan Muhasabah Pergerakan NU Ranting Geneng. Beliau mengisahkan awal perjuangan Ranting Geneng dalam mensyiarkan Islam ala NU dan capaian yang telah diraih hingga saat ini, memberikan inspirasi dan motivasi bagi ranting-ranting lainnya untuk terus berjuang.


Penguatan ASWAJA NU disampaikan oleh Ustadz Syaifuddin, Koordinator Penguatan Dakwah NU. Beliau memaparkan pentingnya menguatkan amaliah ASWAJA NU dengan dasar dalil yang ma'sur dari kitab-kitab muktabaroh, memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai ajaran-ajaran ASWAJA.


Paparan progres MWCNU Margomulyo disampaikan oleh Kiyai Badrun, Ketua MWCNU Margomulyo. Beliau menyampaikan berbagai perkembangan MWCNU Margomulyo, termasuk capaian pembangunan auditorium dan laboratorium IT di lantai dua kantor MWCNU Margomulyo, yang menjadi kebanggaan dan harapan baru bagi seluruh warga NU di Margomulyo.


Lailatul Ijtima' MWCNU Margomulyo kali ini tidak hanya menjadi malam penuh keberkahan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat perjuangan dalam mensyiarkan Islam ala NU. Seluruh hadirin pulang dengan membawa semangat dan inspirasi baru untuk terus berjuang di jalan Allah SWT.


Acara yang berlangsung khidmat dan penuh makna ini mencerminkan kuatnya semangat kebersamaan dan ukhuwah Islamiyah di kalangan warga NU Margomulyo. Kehadiran semua struktural MWCNU Margomulyo, badan otonom, dan pengurus ranting dari enam ranting NU menunjukkan soliditas dan kekompakan dalam mendukung kegiatan-kegiatan keagamaan dan sosial yang diadakan.

Dalam sesi Muhasabah Pergerakan NU Ranting Geneng, Ustadz Sugianto tidak hanya menyampaikan kisah awal perjuangan Ranting Geneng, tetapi juga menekankan pentingnya konsistensi dan komitmen dalam menjalankan berbagai program dakwah dan sosial. Cerita tentang capaian ranting Geneng memberikan inspirasi dan pelajaran berharga bagi ranting lainnya untuk terus berinovasi dan bergerak maju dalam berbagai bidang.


Paparan Ustadz Syaifuddin mengenai Penguatan ASWAJA NU memberikan pemahaman yang lebih mendalam dan terstruktur tentang amaliah ASWAJA, di mana beliau menekankan pentingnya pemahaman yang mendalam terhadap dalil-dalil yang ma'sur dari kitab-kitab muktabaroh. Pesan ini disambut baik oleh para hadirin, yang merasakan urgensi untuk terus memperdalam ilmu dan pemahaman keagamaan dalam konteks ASWAJA.

Paparan Kiyai Badrun mengenai progres MWCNU Margomulyo juga menjadi salah satu highlight dalam acara ini. Pembangunan auditorium dan laboratorium IT yang akan berjalan merupakan bukti nyata dari komitmen MWCNU Margomulyo dalam meningkatkan fasilitas dan pelayanan kepada masyarakat. Proyek ini diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan dan pembelajaran yang bermanfaat bagi seluruh warga NU di Margomulyo.


Dengan ditutupnya acara oleh doa dari Kiyai Miran, seluruh peserta merasakan aura ketenangan dan keberkahan yang menyelimuti malam itu. Doa yang dipanjatkan memohon agar seluruh kegiatan dan perjuangan NU di Margomulyo senantiasa mendapat ridho dan perlindungan dari Allah SWT, memberikan semangat baru bagi para hadirin untuk terus berjuang dan berkontribusi dalam setiap kegiatan keagamaan dan sosial.


Lailatul Ijtima' MWCNU Margomulyo ini tidak hanya menjadi wadah silaturahmi, tetapi juga menjadi ajang untuk memperkuat tali persaudaraan, meningkatkan pemahaman keagamaan, dan merencanakan berbagai program ke depan. Seluruh hadirin pulang dengan penuh rasa syukur dan optimisme, siap melanjutkan perjuangan dan pengabdian mereka di tengah masyarakat.


Sebagai penutup, acara Lailatul Ijtima' ini kembali menegaskan pentingnya kebersamaan dan solidaritas dalam setiap langkah perjuangan NU, memberikan energi positif dan inspirasi bagi seluruh warga NU di Margomulyo untuk terus berkarya dan berkontribusi demi kemajuan umat dan bangsa.


Kontributor: Sholeh
Editor: TimCyberMWCNU

Selamat Merayakan Idul Adha 10 Dzulhijah 1445/17 Juni 2024


Margomulyo, 17 Juni 2024 – Kami atas nama keluarga besar Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Margomulyo dengan penuh kebahagiaan mengucapkan Selamat Merayakan Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijah 1445 H kepada seluruh umat Islam di Margomulyo dan sekitarnya. 


Idul Adha adalah momentum yang penuh makna, di mana kita mengingat kembali keteladanan Nabi Ibrahim AS dan putranya, Nabi Ismail AS, dalam menjalankan ketaatan dan keikhlasan kepada Allah SWT. Hari raya ini juga menjadi saat yang tepat untuk menumbuhkan semangat kebersamaan, saling berbagi, dan mempererat tali silaturahmi di antara kita.


Ketua MWCNU Margomulyo, Kiyai Badrun Sulaiman, menyampaikan harapannya agar semangat Idul Adha dapat menginspirasi kita semua untuk selalu berusaha menjadi pribadi yang lebih baik, peduli terhadap sesama, serta memperkokoh keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT.


“Semoga di hari yang penuh berkah ini, kita semua dapat merasakan kebahagiaan dan kedamaian, serta semakin mempererat persaudaraan di antara umat Islam. Mari kita maknai Idul Adha dengan penuh keikhlasan dan rasa syukur, serta saling berbagi dengan mereka yang membutuhkan,” ujar Kiyai Badrun.


MWCNU Margomulyo juga mengajak seluruh masyarakat untuk melaksanakan ibadah kurban dengan penuh keikhlasan dan menjadikannya sebagai bentuk pengabdian kepada Allah SWT. Semoga setiap tetes darah hewan kurban yang kita persembahkan membawa keberkahan dan ridha-Nya.


Dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Adha, MWCNU Margomulyo juga telah mempersiapkan berbagai kegiatan keagamaan dan sosial yang diharapkan dapat meningkatkan semangat kebersamaan dan kepedulian di tengah masyarakat.


Akhir kata, kami segenap pengurus MWCNU Margomulyo mengucapkan, “Selamat Hari Raya Idul Adha 1445 H. Taqabbalallahu minna wa minkum, taqabbal yaa karim.” Semoga Allah SWT menerima amal ibadah kita semua dan menjadikan kita hamba-hamba yang senantiasa bersyukur dan bertakwa. Aamiin.


---

TimCyberMWCNU

Lailatul Ijtima’ NU Ranting Meduri: Sinergi Umat dan Penguatan Iman di Masjid Al Huda

Meduri, Margomulyo — Malam penuh hikmah dan keberkahan menyelimuti Dusun Kenongodengkol, Desa Meduri, Margomulyo, pada Minggu, 9 Juni 2024. Masjid Al Huda menjadi saksi bisu dari terselenggaranya acara Lailatul Ijtima’ yang dihadiri oleh berbagai elemen penting dalam masyarakat. Acara ini dihadiri oleh pengurus NU Ranting Meduri, GP Ansor, Fatayat, Muslimat, tokoh masyarakat, perangkat dusun Kenongodengkol, dan Badan Permusyawaratan Desa (BPD).


Acara dimulai tepat pukul 20.30 WIB dengan bacaan tahlil yang dipimpin oleh Bapak Kyai Bagiyo, menciptakan suasana khusyuk dan penuh doa. Setelah itu, Bapak Kyai Sampir mewakili Ketua Takmir Masjid Al Huda menyampaikan sambutan pembuka. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan terima kasih atas kehadiran jamaah dan memohon maaf jika terdapat kekurangan dalam penyambutan. 



Sambutan berikutnya disampaikan oleh Kepala Dusun Kenongodengkol, Bapak Yanto Edi Prayitno, S.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam karena Dusun Kenongodengkol dipercaya sebagai tempat pelaksanaan Lailatul Ijtima’. Beliau berharap acara ini membawa berkah bagi masyarakat Kenongodengkol, khususnya.



Ketua NU Ranting Meduri, Bapak Eko Sunarno, menjadi pembicara terakhir yang menyampaikan sambutannya. Beliau memaparkan berbagai program unggulan NU Margomulyo, khususnya yang dilaksanakan oleh Ranting Meduri. Program-program tersebut antara lain:

1. Program Koin

2. Lailatul Ijtima’

3. Amalan-amalan NU


Puncak acara diisi dengan Mauidhoh Hasanah oleh Bapak Kyai Saifuddin, yang lebih akrab disapa Gus Jenggot. Dalam ceramahnya, beliau menekankan pentingnya ibadah sholat dan mengingatkan jamaah untuk tidak meninggalkan sholat dalam keadaan apapun. Pesan ini disampaikan dengan penuh hikmah, menambah keimanan dan semangat jamaah dalam beribadah.


Acara ditutup dengan doa penuh berkah yang dipimpin oleh Bapak Kyai Achmad Shobar, Mutasyar NU Ranting Meduri. Doa yang mengalun menutup rangkaian acara dengan khidmat pada pukul 22.30 WIB, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh hadirin.


Acara Lailatul Ijtima’ di Masjid Al Huda ini tidak hanya mempererat tali silaturahmi antarwarga, namun juga memperkuat sinergi antara pengurus NU dan masyarakat dalam menjalankan program-program keagamaan. Dengan terlaksananya acara ini, diharapkan semangat kebersamaan dan keimanan semakin tumbuh dan berkembang di Dusun Kenongodengkol, Desa Meduri.



Kegiatan Lailatul Ijtima’ NU Ranting Meduri ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat jaringan dan koordinasi antar organisasi di tingkat dusun dan desa. Kehadiran berbagai elemen, seperti GP Ansor, Fatayat, Muslimat, serta tokoh masyarakat, menunjukkan sinergi yang harmonis dalam memajukan program-program keagamaan dan sosial di wilayah Margomulyo.


Salah satu program unggulan yang dibahas dalam sambutan Bapak Eko Sunarno adalah Program Koin. Program ini bertujuan untuk mengumpulkan dana secara rutin dari masyarakat yang kemudian digunakan untuk kegiatan sosial dan keagamaan. Program ini diharapkan mampu menjadi solusi bagi pendanaan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat luas.


Selain itu, Lailatul Ijtima’ sebagai salah satu program rutin NU Ranting Meduri, menjadi wadah penting untuk pembinaan dan peningkatan spiritualitas anggota dan masyarakat. Kegiatan ini tidak hanya sebagai ajang pertemuan rutin, tetapi juga sebagai sarana untuk menyampaikan berbagai informasi dan program kerja NU kepada jamaah.

Kyai Saifuddin atau Gus Jenggot, dalam Mauidhoh Hasanah-nya, juga mengajak jamaah untuk lebih mendalami amalan-amalan NU yang sudah menjadi warisan para ulama. Beliau menekankan pentingnya menjaga sholat lima waktu sebagai pondasi utama dalam beragama. Pesan ini disampaikan dengan bahasa yang lugas dan penuh semangat, menginspirasi jamaah untuk lebih tekun dalam menjalankan ibadah sehari-hari.


Penutupan acara dengan doa yang dipimpin oleh Bapak Kyai Achmad Shobar memberikan sentuhan akhir yang penuh haru dan keberkahan. Doa tersebut diharapkan membawa kebaikan dan kesejahteraan bagi seluruh jamaah yang hadir serta masyarakat Dusun Kenongodengkol pada umumnya.


Kesuksesan acara Lailatul Ijtima’ ini menunjukkan bahwa kerjasama dan gotong royong dalam masyarakat merupakan kunci utama dalam mewujudkan kegiatan yang bermanfaat dan berkualitas. Masjid Al Huda yang menjadi tempat berlangsungnya acara ini juga diharapkan semakin hidup dengan kegiatan-kegiatan keagamaan yang mendukung peningkatan iman dan takwa jamaahnya.


Dengan berakhirnya acara pada pukul 22.30 WIB, seluruh jamaah pulang dengan hati yang tenang dan semangat baru untuk terus mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kualitas keagamaan di lingkungan masing-masing. Semoga kegiatan Lailatul Ijtima’ ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi dusun-dusun lain untuk menggelar kegiatan serupa yang membawa manfaat bagi seluruh umat.


Kontributor: Eko
Editor: Tim CyberMWCNU

"Naharul Ijtima' NU Geneng: Kebersamaan dan Semangat Dakwah di Mushola Sunan Ampel"


Geneng, 9 Juni 2024 - Naharul Ijtima' NU Geneng yang digelar di Mushola Sunan Ampel pada Ahad Pahing, 9 Juni 2024, berlangsung dengan penuh khidmat dan semarak. Acara yang dimulai pukul 09.00 dan berakhir pada 11.45 ini dihadiri oleh seluruh warga NU Geneng, tokoh masyarakat, tokoh agama, Ketua MUI Geneng, serta berbagai badan otonom seperti Muslimat NU, GP Ansor, Fatayat NU, IPNU, dan IPPNU.

 

Kegiatan dibuka dengan penuh semangat oleh pembawa acara, yang kemudian dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur'an yang menyentuh hati para hadirin. Semangat kebangsaan pun menggelora saat semua peserta menyanyikan lagu Indonesia Raya.

 


Acara dilanjutkan dengan tahlil bersama yang dipimpin oleh Bapak Kiyai Sampin, membawa suasana menjadi lebih khusyuk. Sambutan pertama disampaikan oleh tuan rumah, Kiyai Mukohar, Rois Syuriyah NU Geneng, yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran serta partisipasi semua pihak.

 

Berikutnya, Bapak Sakiman, Ketua LAZISNU Ranting Geneng, memberikan sambutan mengenai peran vital Kaleng KOIN NU dalam mendukung gerakan dakwah NU di Desa Geneng. Beliau menekankan betapa pentingnya kontribusi dari seluruh warga NU dalam program ini untuk kelangsungan dakwah dan kegiatan sosial.

 

Ketua Ranting NU Geneng, Kiyai Ihsan, dalam sambutannya memberikan apresiasi yang tinggi atas dedikasi dan peran aktif warga NU beserta seluruh badan otonom dalam mensukseskan berbagai kegiatan dakwah di Desa Geneng.

 

Acara puncak ditandai dengan mauidzoh hasanah yang disampaikan oleh Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MWCNU Margomulyo. Dalam tausiyahnya, beliau menjelaskan tentang keutamaan sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah, "Hari yang amat disukai oleh Allah SWT adalah sepuluh hari pertama di bulan Dzulhijah. Barang siapa berpuasa di hari itu, seharinya mendapat imbalan pahala seperti puasa satu tahun, Qiyamulnya di nilai samadengan menemukan Lailatul Qodar" kata beliau. Kiyai Badrun juga memberikan pembinaan terkait pentingnya peran LAZISNU dan tertib dalam pelaporan keuangan, khususnya terkait program Kaleng KOIN NU.

Para peserta yang hadir tampak antusias mengikuti rangkaian acara hingga selesai. Suasana kekeluargaan dan kebersamaan begitu terasa, mencerminkan kuatnya ikatan antara warga NU Geneng dan para tokoh yang hadir. 


Selain sebagai ajang silaturahmi, kegiatan ini juga menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen bersama dalam mendukung berbagai program dakwah dan sosial yang diinisiasi oleh NU. Partisipasi aktif dari berbagai elemen masyarakat, termasuk tokoh agama, tokoh masyarakat, dan badan otonom, menunjukkan sinergi yang baik dalam menjalankan visi dan misi NU di Geneng.

 

Kiyai Mukohar dalam sambutannya menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan di antara warga NU serta terus aktif dalam kegiatan yang positif. "Kita harus terus bergandengan tangan, bekerja sama untuk kemajuan desa kita dan kesejahteraan umat," ujarnya dengan penuh semangat.

 

Bapak Sakiman juga menambahkan bahwa program Kaleng KOIN NU bukan hanya sekedar pengumpulan dana, melainkan sebuah gerakan sosial yang memiliki dampak nyata bagi masyarakat. "Dengan adanya Kaleng KOIN NU, kita dapat membantu saudara-saudara kita yang membutuhkan, serta mendukung berbagai program pendidikan dan kesehatan yang sangat penting untuk kemajuan desa kita," jelasnya.

 

Pada kesempatan tersebut, Kiyai Badrun Sulaiman memberikan tausiyah yang mendalam tentang pentingnya memanfaatkan momentum sepuluh hari pertama bulan Dzulhijah untuk meningkatkan ibadah dan ketaqwaan kepada Allah SWT. Beliau juga mengajak seluruh warga NU untuk lebih aktif dalam mendukung program-program NU, khususnya yang berkaitan dengan kegiatan sosial dan kemanusiaan.

 

Acara ini diakhiri dengan doa bersama yang dipimpin oleh Kiyai Mukohar, memohon keberkahan dan rahmat dari Allah SWT untuk seluruh warga NU Geneng. Setelah itu, para peserta saling bersalaman dan mengucapkan selamat jalan, meninggalkan Mushola Sunan Ampel dengan perasaan yang hangat dan penuh harapan.

 

Naharul Ijtima' NU Geneng kali ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momen penting untuk memperkokoh semangat kebersamaan dan kerjasama dalam membangun masyarakat yang lebih baik. Semua pihak berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara rutin, memberikan manfaat yang besar bagi seluruh warga NU dan masyarakat di Desa Geneng.


Kontributor: Aries & Andrey
Editor: Tim CyberMWCNU

"KONFERANCAB GP Ansor Margomulyo 2024: Momentum Kebersamaan dan Komitmen Baru untuk Masa Depan"


Margomulyo, 7 Juni 2024 – Aula MWCNU Margomulyo hari ini menjadi saksi terselenggaranya Konferensi Anak Cabang (KONFERANCAB) GP Ansor Margomulyo yang berlangsung dengan sukses dan penuh khidmat. Kegiatan yang dilaksanakan pada hari Jum'at ini dibuka oleh panitia yang diwakili oleh Sahabat Syaifuddin pada pukul 10.00 WIB.

IPNU IPPNU Ajak Anak TPQ Margomulyo Terus Semangat Mengaji

Margomulyo, 26 Mei 2024 - IPNU IPPNU Pimpinan Anak Cabang (PAC) Margomulyo mengadakan kegiatan "Ngaji (Ngatur Jiwo) dan Ngopi (Ngolah Pikir)" dengan mengajak anak-anak Taman Pendidikan Al-Qur'an (TPQ) Ar-Rahman di Dusun Jatiroto, Desa Margomulyo. Tujuan kegiatan ini adalah untuk terus menjaga semangat mengaji para santri TPQ sebagai penerus perjuangan Nahdlatul Ulama.


Acara yang berlangsung di Masjid Ar-Rahman ini dibuka dengan sambutan dari Ketua Tanfidziah PR NU Margomulyo, Bapak Wadarrohim. Ia menyampaikan bahwa kegiatan seperti ini memang harus terus dilakukan agar dapat menjadi lebih baik ke depannya.


Dilanjutkan dengan sambutan Ketua IPNU Margomulyo, Saudara Soleh, yang menekankan pentingnya pengkaderan sejak dini mulai dari anak-anak TPQ. Ia juga menyampaikan rencana PAC IPNU IPPNU Margomulyo untuk melakukan pengkaderan yang akan dilaksanakan pada bulan September mendatang.



Acara inti adalah sesi ngaji bersama Bapak Kyai Rosyidi selaku Rois Syuriyah MWC NU Margomulyo. Beliau menekankan pentingnya belajar dan mengaji Al-Qur'an, serta mengajak para santri TPQ untuk melanjutkan pendidikan agama di pondok pesantren setelah lulus SD/MI.


Kegiatan ditutup dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bapak Wadar, berharap agar perjuangan memperjuangkan agama Allah selalu diberi istiqomah, manfaat, dan berkah.


Tim CyberMWCNU 

Naharul Ijtima' NU Ranting Kalangan: Memperkuat Komitmen Warga NU di Masa Depan



Kalangan, 26 Mei 2024 - Organisasi Nahdlatul Ulama (NU) Ranting Kalangan baru saja menyelenggarakan kegiatan Naharul Ijtima' (Pertemuan Rutin NU) di rumah Bapak Santoso, warga NU setempat. Acara yang dihadiri oleh pengurus struktural NU Ranting Kalangan serta badan otonom (BANOM) ini diawali dengan pembacaan tahlil yang dipimpin oleh Kiai Rodhiyan, Rois Syuriah NU.

Rutinan Malem Setu Pahing: Antusiasme Warga Padati Pengajian Rutin Majelis Taklim Baiturrohman


Margomulyo, 24 Mei 2024 - Majelis Taklim Baiturrohman di Dusun Tepus, Desa Margomulyo kembali menggelar pengajian rutin pada malam Sabtu Pahing. Pengajian yang dihadiri ratusan jemaah ini berlangsung khidmat di Masjid Baiturrohman pada pukul 20.00-22.30 WIB.