Menuku

Selamat Datang Di Website Resmi MWCNU Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo, "Sungsuman": Sukses Melampaui Ekspektasi, Panitia Pengajian Akbar IHM Margomulyo Tutup Tugas dengan Penuh Rasa Syukur, Naharul Ijtima' MWCNU Margomulyo Perkuat Khidmah Warga NU, LTMNU dan ASWAJA NU Center Hadirkan Pembinaan Strategis
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Kajian Rutin Majelis Taklim Miftakhul Jannah Wates, Mengingatkan Bekal Menghadapi Hari Akhir

kajian-rutin-majelis-taklim-miftakhul-jannah-wates

Sumberjo, Margomulyo — Majelis Taklim Miftakhul Jannah Dusun Wates, Desa Sumberjo, Kecamatan Margomulyo, kembali menggelar kegiatan kajian rutin bulanan sebagai bagian dari upaya meningkatkan pemahaman keagamaan sekaligus mempererat tali silaturahmi antaranggota.

Naharul Ijtima’ Ranting NU Ngelo, Teguhkan Istiqomah dalam Ibadah dan Khidmah Jam’iyah

naharul-ijtima-ranting-nu-ngelo
KH. Abdul Jalal memberikan tausiyah pada Naharul Ijtima' NU Ngelo

Ngelo, Margomulyo — Sabtu 26 September 2026. Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (NU) Desa Ngelo, Kecamatan Margomulyo, kembali menggelar kegiatan Naharul Ijtima’ sebagai bagian dari ikhtiar merawat tradisi jam’iyah, mempererat silaturahmi, sekaligus meneguhkan semangat khidmah warga Nahdliyin.

Menjemput Pahala yang Tak Pernah Putus

Ngelo, Margomulyo — Suasana penuh kekhidmatan menyelimuti kegiatan Kajian Rutin Muslimat NU Jipangulu, Ranting Ngelo, Kecamatan Margomulyo, yang dilaksanakan pada Jumat, 25 September 2026, mulai pukul 13.00 hingga 15.30 WIB. Kegiatan bertempat di kediaman Ibu Umiati, Jipangulu, Desa Ngelo.

Lailatul Ijtima' MWCNU Margomulyo: Malam Penuh Keberkahan dan Semangat Perjuangan


Margomulyo, 19 Juni 2024 - Aula MWCNU Margomulyo pada Rabu malam menjadi saksi kemeriahan dan kekhusyukan acara Lailatul Ijtima' yang diselenggarakan oleh MWCNU Margomulyo. Kegiatan yang dimulai pukul 20.00 ini dihadiri oleh seluruh struktural MWCNU Margomulyo, badan otonom, dan pengurus ranting dari enam ranting NU di Margomulyo.

Kegiatan Rutinan Pengajian Muslimat NU PAC Margomulyo: Memperkuat Makna Isra' Mi'raj dan Semangat Isra' Mikroj

Margomulyo, 08 Februari 2024 - Pada hari Kamis Kliwon, tepat tanggal 08 Februari 2024, di kantor MWCNU Margomulyo, sebuah kegiatan rutinan yang penuh makna dan keberkahan telah dilaksanakan oleh segenap jajaran PAC Muslimat NU Margomulyo. Menariknya, kegiatan ini juga dihadiri oleh para Pimpinan Ranting Muslimat NU se-Ancab Margomulyo, menciptakan suasana yang semakin meriah dan bermakna.

Dalam kesempatan yang berharga ini, Kiyai Badrun Sulaiman, Ketua MWCNU Margomulyo, hadir sebagai pembicara utama. Beliau menyampaikan berbagai hal terkait dengan penguatan dan penghayatan makna Isra' Mi'raj, serta aplikasi semangat Isra' Mikroj dalam kehidupan sehari-hari.
Pengajian ini dimulai dengan pembacaan ayat suci Al-Quran yang disertai dengan penuh khidmat. Seluruh peserta hadir dengan semangat dan antusiasme yang tinggi, memenuhi ruangan dengan aura kedamaian dan keberkahan. Selama pengajian, Kiyai Badrun Sulaiman memberikan penjelasan mendalam mengenai peristiwa penting dalam sejarah umat Islam, yaitu Isra' Mi'raj.
Dalam paparannya, Kiyai Badrun Sulaiman menguraikan tentang perjalanan Rasulullah SAW dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa, kemudian naik ke langit ke tujuh dan bertemu dengan Allah SWT. Beliau menjelaskan makna yang terkandung dalam peristiwa tersebut, termasuk pentingnya keimanan, ketabahan, dan pengabdian kepada Allah SWT.

Selain itu, Kiyai Badrun Sulaiman juga menyampaikan aplikasi semangat Isra' Mikroj dalam kehidupan sehari-hari. Beliau mengajak seluruh peserta untuk memahami bahwa Isra' Mi'raj bukan hanya sekadar cerita masa lalu, tetapi juga merupakan teladan yang dapat dijadikan pedoman dalam menjalani kehidupan. Dalam konteks ini, beliau menekankan pentingnya meningkatkan keimanan dan menjalankan ajaran Islam dengan sebaik-baiknya.

Kegiatan pengajian ini berjalan dengan lancar dan penuh kebersamaan. Para peserta tampak antusias dalam mengikuti setiap penjelasan dan nasehat dari Kiyai Badrun Sulaiman. Mereka juga berkesempatan untuk bertanya dan berdiskusi mengenai topik yang dibahas. Semangat kebersamaan dan kekeluargaan terasa begitu kuat di antara peserta yang berasal dari berbagai ranting Muslimat NU se-Ancab Margomulyo.

Dalam penutup acara, Ketua PAC Muslimat NU Margomulyo menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh peserta yang telah hadir dengan semangat dan antusiasme. Beliau berharap kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan guna memperkuat keimanan dan meningkatkan pemahaman terhadap ajaran agama Islam.

Dengan berakhirnya pengajian ini, peserta pulang dengan hati yang penuh dengan semangat dan inspirasi baru. Mereka siap untuk menerapkan nilai-nilai yang telah mereka pelajari dalam kehidupan sehari-hari, menjadikan Isra' Mi'raj sebagai landasan dalam setiap langkah mereka. Semoga kegiatan semacam ini dapat terus dilakukan untuk mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia dan penuh keimanan.

"Semaraknya NAHARUL IJTIMA' NU Geneng dan Peringatan Isro' Mi'raj: Memperkuat Semangat Kebersamaan dan Ketaqwaan"

Kegiatan NAHARUL IJTIMA' NU Geneng dan Peringatan Isro' Mi'raj di Masjid Darussalam Pumpung, yang diselenggarakan pada hari Ahad, 21 Januari 2024, menjadi momen yang sangat berarti bagi Jama'ah NU Geneng. Acara ini dihadiri oleh seluruh struktural NU Geneng, semua tokoh masyarakat, serta warga NU yang hadir dengan antusias.

Dalam sambutannya, Ketua NU Geneng, Kiyai Ihsan, mengungkapkan apresiasinya terhadap partisipasi yang luar biasa dari semua warga NU yang hadir. Ia menyampaikan rasa syukur atas semangat kebersamaan dan kepedulian yang terus tumbuh di antara jama'ah NU Geneng. Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa semangat ukhuwah Islamiyah masih berkobar di hati setiap anggota NU Geneng.

Tak hanya itu, acara ini juga dimeriahkan dengan tausiyah yang disampaikan oleh KH Abdul Jalal, Pengasuh Pesantren Putu Santri Ngraho. Beliau memberikan ceramah yang penuh hikmah dan mengangkat banyak hal yang berkaitan dengan Spirit Isro' Mi'raj. Tausiyah tersebut mengingatkan jama'ah akan peristiwa Isro' Mi'raj yang menjadi momentum penting dalam sejarah kehidupan Rasulullah Muhammad SAW.

Dalam tausiyahnya, KH Abdul Jalal mengajak jama'ah untuk merenungkan perjalanan isra' dan mi'raj sebagai peristiwa yang penuh hikmah dan teladan bagi umat Islam. Beliau menguraikan makna dari perjalanan ini, mulai dari kepatuhan dan kesabaran Nabi Muhammad SAW dalam menghadapi ujian hingga kebesaran Allah Subhanahu wa Ta'ala yang dinyatakan dalam peristiwa mi'raj. Tausiyah tersebut menginspirasi jama'ah untuk meneladani karakter Rasulullah dan menghidupkan semangat spiritual dalam kehidupan sehari-hari.
Kehadiran semua struktural NU Geneng dan tokoh masyarakat turut memberikan kekuatan dan semangat dalam menjalankan peringatan Isro' Mi'raj ini. Sinergi antara struktural NU Geneng dengan tokoh masyarakat menjadi modal penting dalam memperkuat peran NU Geneng sebagai agen perubahan sosial yang positif di masyarakat.
Dengan penuh kebersamaan dan semangat ukhuwah Islamiyah, acara NAHARUL IJTIMA' NU Geneng dan Peringatan Isro' Mi'raj di Masjid Darussalam Pumpung sukses terselenggara. Semoga semangat dan inspirasi dari acara ini terus menggelora dalam setiap langkah yang diambil oleh jama'ah NU Geneng, sehingga mampu memberikan kontribusi yang nyata dalam membangun masyarakat yang lebih baik, sejalan dengan semangat Isro' Mi'raj yang mengajarkan kepatuhan, kesabaran, dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.

History of Naharul Ijtima' Tradition (Studi Geneologi Keilmuan di NU Margomulyo)

History of Naharul Ijtima' Tradition (Studi Geneologi Keilmuan di NU Margomulyo)

Oleh: Lamiran, S.Pd.I./Badrun Sulaiman Ketua MWCNU Margomulyo

I. Pendahuluan

 

A. Latar Belakang

Tradisi Naharul Ijtima' di NU Margomulyo Bojonegoro Jawa Timur, memiliki sejarah yang kaya dan menarik. Dimulai pada tahun 2019, kegiatan ini merupakan hasil gagasan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah, sebagai respons terhadap kebutuhan untuk mempererat tali silaturahmi antara para ulama, santri dan warga NU secara umum. Yang kemudian perkembangan di lapangan gagasan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah mengilhami sebagian kader penggerak dan aktifis NU di beberapa daerah di Indonesia terkhusus di wilayah Margomulyo.

Naharul Ijtima’ menjadi alternatif berkualitas untuk Lailatul Ijtima' yang sulit dilakukan di tengah medan wilayah Margomulyo yang didominasi oleh hutan<![if !supportFootnotes]>[1]<![endif]>. Yang mana MWCNU margomulyo terdiri dari 6 Ranting yakni Rantig NU Ngelo, Margomulyo, Kalangan, Sumberjo, Meduri dan geneng, yang mayoritas berada di kawasan perhutani dengan kondisi jalan makadam yang masih sulit di lalui terlebih di saat malam hari.

Tradisi Naharul Ijtima' di NU Margomulyo merupakan cerminan dari kebutuhan mendesak akan pertemuan rutin antara ulama dan santri serta warga NU secara Umum di wilayah yang geografisnya menantang. Sejarah kegiatan ini, yang dimulai pada tahun 2019, menandai awal perjalanan yang kaya akan nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan.

1.   Gagasan Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah:

Naharul Ijtima' bukanlah sekadar kegiatan biasa, melainkan sebuah gagasan yang lahir dari Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah. RMINU sebagai organisasi yang peduli terhadap pengembangan keilmuan dan silaturahmi di kalangan NU, merespons permasalahan geografis yang berbeda-beda di setiap wilayah di indonesia terkhusus di wilayah Margomulyo dengan menggagas kegiatan ini. Dengan demikian, Naharul Ijtima' menjadi bukti nyata upaya organisasi untuk membawa manfaat positif bagi komunitas NU di seluruh wilayah Indonesia.

2.   Respons terhadap Kebutuhan Mempererat Tali Silaturahmi:

Keberadaan Naharul Ijtima' sejalan dengan kebutuhan akan mempererat tali silaturahmi antara ulama dan santri NU di Margomulyo. Tradisi ini menjadi saluran untuk membangun kedekatan hubungan interpersonal, mengingatkan akan pentingnya menjaga ikatan sosial dan keagamaan di tengah kesulitan aksesibilitas geografis di wilayah tersebut.

3.   Alternatif Berkualitas untuk Lailatul Ijtima':

Naharul Ijtima' di NU Margomulyo menciptakan alternatif berkualitas untuk Lailatul Ijtima', yang sulit dilakukan di medan wilayah Margomulyo yang mayoritas didominasi oleh hutan. Keberhasilan Naharul Ijtima' sebagai alternatif ini dapat diartikan sebagai respons kreatif terhadap kondisi lingkungan yang unik di wilayah tersebut, menunjukkan fleksibilitas dan adaptabilitas dalam merespons tantangan lokal.

Seiring dengan makin jelasnya latar belakang Naharul Ijtima', kita dapat memahami bahwa tradisi ini tidak hanya hadir sebagai kegiatan rutin, tetapi juga sebagai wujud nyata dari upaya nyata komunitas NU untuk memperkokoh nilai-nilai keagamaan, kebersamaan, dan keilmuan di tengah kondisi lingkungan yang unik dan memerlukan pendekatan yang inovatif.

 

B. Tujuan Penulisan

Makalah ini bertujuan untuk mengungkap sejarah dan perkembangan Naharul Ijtima' di NU Margomulyo, menjelaskan genealogi keilmuan yang mendasari tradisi ini, serta menggali dampak positifnya terhadap komunitas NU di wilayah tersebut.

Pembahasan mengenai tujuan penulisan makalah ini mengarah pada ketiga aspek penting yang ingin diungkap:

1.  Mengungkap Sejarah dan Perkembangan Naharul Ijtima' di NU Margomulyo:

Sebagai upaya awal, tujuan penulisan ini adalah merinci sejarah Naharul Ijtima' sejak dimulainya pada tahun 2019. Penelusuran ini mencakup aspek-aspek seperti awal mula ide, perkembangan pelaksanaan, dan tahapan kunci yang membentuk tradisi ini menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan keagamaan di NU Margomulyo. Dengan memahami sejarahnya, para pembaca dapat menangkap konteks serta evolusi Naharul Ijtima' dalam konteks NU Margomulyo.

2.   Menjelaskan Geneologi Keilmuan yang Mendasari Tradisi Ini:

Pada bagian ini, penulisan berfokus pada genealogi keilmuan yang menjadi landasan Naharul Ijtima'. Dalam hal ini, makalah mencermati pengaruh dan kontribusi Rabithah Ma’ahid Islamiyah Nahdlatul Ulama (RMINU) Jawa Tengah, inisiatif dari tokoh ulama seperti KH Musthofa Bisri, serta peran komunitas ulama, santri dan warga NU secara Umum baik kultural maupun struktural. Dengan mendalaminya, makalah berusaha menjelaskan bagaimana keilmuan menjadi pilar utama dalam mewujudkan keberhasilan dan keberlanjutan Naharul Ijtima'.

3.  Menggali Dampak Positif Naharul Ijtima' Terhadap Komunitas NU di Wilayah Tersebut:

Pada aspek ini, fokus makalah tertuju pada dampak positif Naharul Ijtima' terhadap komunitas NU di Margomulyo. Dari sudut pandang keagamaan, sosial, dan keilmuan, makalah mengidentifikasi perubahan positif dalam tali silaturahmi, peningkatan keilmuan, serta peneguhan solidaritas di antara ulama, santri dan warga NU secara Umum baik kultural maupun struktural. Dengan menganalisis dampak positif ini, makalah mendorong apresiasi terhadap relevansi dan manfaat Naharul Ijtima' dalam membangun dan memperkuat komunitas NU.

Melalui ketiga tujuan tersebut, makalah ini berupaya memberikan gambaran komprehensif mengenai Naharul Ijtima' di NU Margomulyo, memberikan wawasan yang lebih dalam terkait perjalanan, nilai-nilai keilmuan, dan kontribusinya terhadap perkembangan komunitas NU di wilayah tersebut.

 

 

I. Pendahuluan

II. Tinjauan Pustaka

III. Metodologi

IV. Sejarah Naharul Ijtima' di NU Margomulyo

V. Genealogi Keilmuan Naharul Ijtima' di NU Margomulyo

VI. Dampak Sosial dan Keilmuan Naharul Ijtima'

VII. Tantangan dan Prospek Masa Depan

VIII. Kesimpulan

IX. Penutup

 

**Penulis adalah Kader dan Aktifis NU yang saat ini di Amanahi Menjadi Ketua MWCNU & MUI Margomulyo

 

 

Melangkah Bersama: Lailatul Ijtima' dan Naharul Ijtima' dalam Konteks Global

melangkah-bersama-lailatul-ijtima-dan.-naharul-ijtima'-dalam-konteks-global

Lailatul Ijtima' dan Naharul Ijtima', dalam keseluruhan kesejarahan dan adaptasinya, tidak hanya menjadi pilar dalam pergerakan NU di tingkat lokal atau nasional, melainkan juga membentuk ikatan global yang erat. Dalam suasana yang semakin terhubung secara global, NU membuka diri terhadap kerjasama lintas batas untuk mempromosikan perdamaian, toleransi, dan pemahaman antarumat beragama.

Mengukir Masa Depan: Lailatul Ijtima' dan Naharul Ijtima' sebagai Pilar Pergerakan NU

Lailatul Ijtima' dan pergeserannya menjadi Naharul Ijtima' bukan hanya mengenai pertemuan dan evaluasi rutin. Kedua kegiatan ini mencerminkan semangat kebersamaan, kemandirian, dan kreativitas dalam pergerakan NU. Dalam menapaki masa depan, NU memahami bahwa keberlanjutan pergerakan ini memerlukan adaptasi dan inovasi yang berkelanjutan.

Kesinambungan Tradisi: Warisan Lailatul Ijtima' dan Inovasi Naharul Ijtima'

Lailatul Ijtima' dan pergeserannya menuju Naharul Ijtima' tidak hanya sebagai acara rutin, melainkan juga sebagai wahana pembelajaran yang berkelanjutan bagi para pengurus NU. Ini adalah perjalanan yang menggambarkan kesinambungan tradisi dan kemampuan organisasi untuk beradaptasi dengan perubahan zaman, mempertahankan nilai-nilai luhur, sambil terus mengembangkan metode dakwah yang relevan.

Naharul Ijtima': Membangun Jejak Baru dalam Pergerakan NU

Sebagai kelanjutan dari tradisi Lailatul Ijtima', pelaksanaan Naharul Ijtima' di siang hari menambah dimensi dinamis pada pergerakan NU. Keputusan ini memberikan ruang untuk menyesuaikan diri dengan kebutuhan dan tantangan yang muncul, sekaligus menciptakan kesempatan bagi pengurus NU untuk berpartisipasi dalam suasana terang benderang.

LAILATUL IJTIMA' NU: Pertemuan Malam sebagai Landasan Evaluasi Dakwah Islam Aswaja

Lailatul Ijtima' NU, yang merupakan bagian integral dari Qonun Asas (Undang-undang Dasar Pergerakan NU) yang ditanamkan oleh KH Hasyim Asy'ari, menyajikan panggung penting dalam perjalanan dakwah Islam Aswaja. Kegiatan ini, diadakan secara bulanan setelah Sholat Isya, mengundang para pengurus NU dari berbagai tingkatan untuk melakukan evaluasi terhadap realisasi dakwah yang telah dilakukan.

Gebrakan baru Fatayat dan Muslimat NU Ranting Sumberejo: Meningkatkan Ukhuwah dan Semangat Nahdliyin

Sumberjo, 22 Juli 2023 - Lomba dan uji pemahaman ke-NU-an Ranting Fatayat dan Muslimat NU Sumberjo menyambut tahun baru Islam 1445 Hijriyah dan Harlah Fatayat ke-73 digelar dengan semarak di Pondok Pesantren Asy-Syakur Mojosari, Sumberjo, Margomulyo, pada Sabtu, 22 Juli 2023.

Sejarah Baru! PR IPNU IPPNU Geneng laksanakan Masa Kesetiaan Anggota Pertama

Foto Bersama Pimpinan Ranting NU, Banom NU, IPNU, IPPNU, Pemdes Geneng, dan Peserta MAKESTA PR IPNU IPPNU Geneng  


Geneng, 2 Juli 2023 -  Kagetkan! Pimpinan Ranting IPNU IPPNU Geneng gelar MAKESTA untuk menciptakan generasi IPNU IPPNU kedepan. MAKESTA dilaksanakan selama 2 (dua) hari yaitu pada tanggal 2 - 3 Juli 2023, bertempat di Masjid Al-Iksan Dusun Payung, Desa Geneng, Kecamatan Margomulyo. Kegiatan ini bertemakan  " Mencetak Kader Muda Generasi IPNU IPPNU Ceria (Cerdas, Religius, Berilmu, Akhlakul Karimah) yang memegang keyakinan Nahdlatul Ulama  tentang kebenaran Islam Ahlussunnah Wal-Jamaah An-Nahdliyah). Tema ini diharapkan mampu merasuk pada peserta dan mampu memberikan kebermanfaatan bagi wilayah Geneng. 

Eratkan Silaturahmi Ketua PAC IPNU IPPNU Margomulyo kunjungi KONFERANCAB II IPNU IPPNU Ngraho

Ketua PAC IPNU IPPNU Margomulyo menghadiri KONFERANCAB II PAC IPNU IPPNU Ngraho bersama dengan Ketua PAC IPNU IPPNU di Korcam Mastoemapel

Ngraho, 4 Juni 2023 - Sambung silaturahmi ketua PAC IPNU IPPNU Margomulyo hadiri acara pembukaan KONFERANCAB II PAC IPNU IPPNU Ngraho yang diadakan di Ponpes Al Hadi Tukbuntung Ngraho pada hari Ahad, 4 Juni 2023.

PAC IPNU IPPNU Margomulyo Jalin Silaturahmi, Kuatkan Rasa Takdim

Margomulyo, 25 April 2023 – Kegiatan silaturahmi dilakukan oleh rekan rekanita Pimpinan Anak cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PAC IPNU IPPNU) Margomulyo yang masih dalam suasana Idul Fitri 1444 H. Sebagai bentuk penguatan rasa takdim kepada para tokoh NU di kecamatan Margomulyo, PAC IPNU IPPNU Margomulyo melakukan silaturahmi dari satu tokoh ke tokoh lainnya secara bergantian.  Kegiatan yang dilaksanakan pada Rabu, 25 April 2023 ini dimulai dengan mengunjungi kediaman Yai Badrun Sulaiman yang berlokasi di Dusun Jipangulu Desa Ngelo Kecamatan Margomulyo selaku Katib Syuriyah MWC NU Margomulyo.