Menuku

Selamat Datang Di Website Resmi MWCNU Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo, "Sungsuman": Sukses Melampaui Ekspektasi, Panitia Pengajian Akbar IHM Margomulyo Tutup Tugas dengan Penuh Rasa Syukur, Naharul Ijtima' MWCNU Margomulyo Perkuat Khidmah Warga NU, LTMNU dan ASWAJA NU Center Hadirkan Pembinaan Strategis

Pelaksanaan PD-PKPNU MWCNU Margomulyo Ditunda, Panitia Perkuat Silaturahmi dan Koordinasi Ranting

pelaksanaan-pd-pkpnu-mwcnu-margomulyo

Margomulyo — Selasa, 29 September 2026. Panitia Pendidikan Dasar Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama (PD-PKPNU) MWCNU Margomulyo menggelar rapat koordinasi untuk mematangkan persiapan pelaksanaan kaderisasi di tingkat kecamatan. Rapat berlangsung pada Selasa (29/9/2026) pukul 13.30–14.45 WIB, bertempat di Ruang Rapat MWCNU Margomulyo.

Rapat tersebut dihadiri jajaran panitia serta sejumlah perwakilan Ranting NU se-Kecamatan Margomulyo. Selain membahas kesiapan teknis kegiatan, forum juga menjadi ruang untuk menyamakan langkah terkait agenda kaderisasi dan penguatan koordinasi antara MWCNU, panitia, serta Ranting NU.

Dalam rapat disepakati bahwa pelaksanaan PD-PKPNU MWCNU Margomulyo yang semula direncanakan pada 2–4 Oktober 2026 untuk sementara ditunda. Pelaksanaan selanjutnya akan menunggu instruksi dari Koordinator Bidang Pengkaderan PCNU Bojonegoro.

Penundaan tersebut berkaitan dengan dinamika organisasi di tingkat pusat, khususnya karena proses penetapan Ketua Umum PBNU yang belum selesai. Panitia memilih untuk menunggu arahan resmi dari struktur NU di atasnya agar pelaksanaan PD-PKPNU dapat berjalan sesuai ketentuan dan koordinasi organisasi.

Ketua Panitia PD-PKPNU MWCNU Margomulyo, Syaifudin, S.H., menegaskan pentingnya memanfaatkan masa penundaan tersebut untuk memperkuat komunikasi dengan para kader dan pengurus NU di tingkat desa.

Menurutnya, panitia perlu segera menindaklanjuti agenda silaturahmi ke rumah-rumah kader dan para koordinator di masing-masing desa. Silaturahmi juga akan dilakukan kepada Ketua Ranting NU sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan PD-PKPNU pada waktu yang akan ditentukan kemudian.

“Silaturahmi ini penting untuk membangun komunikasi sekaligus koordinasi. Dengan demikian, masing-masing ranting dapat memaksimalkan peserta dan mempersiapkan kader yang akan mengikuti PD-PKPNU,” demikian pokok arahan Syaifudin dalam rapat.

Ia berharap agenda silaturahmi tersebut tidak hanya berorientasi pada persiapan peserta, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat gerakan organisasi dan membangun kebersamaan antarstruktur NU di Kecamatan Margomulyo.

“Melalui silaturahmi dan koordinasi yang intensif, kita berharap dapat semakin memantapkan gerakan serta memperkuat nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di bumi Margomulyo,” lanjutnya.

Rapat kemudian ditutup dengan komitmen bersama untuk terus melakukan koordinasi sambil menunggu instruksi dari PCNU Bojonegoro. Panitia dan jajaran Ranting NU diharapkan tetap melakukan persiapan secara bertahap, sehingga ketika jadwal pelaksanaan PD-PKPNU telah ditetapkan, seluruh unsur yang terlibat dapat segera bergerak secara terkoordinasi.

Bagi MWCNU Margomulyo, kaderisasi merupakan bagian penting dalam menjaga keberlanjutan organisasi. Karena itu, penguatan komunikasi, silaturahmi, dan konsolidasi antarstruktur NU menjadi langkah strategis untuk mempersiapkan kader-kader penggerak yang memiliki komitmen terhadap jam'iyah serta nilai-nilai Aswaja.

Kabar Terkait

Tidak ada komentar: