Menuku

Selamat Datang Di Website Resmi MWCNU Margomulyo Kabupaten Bojonegoro Jawa Timur. =====> Kajian Rutin Majelis Taklim Fatimah Azzahra Perkuat Spirit Keilmuan dan Keteguhan Dakwah Kader Fatayat NU Margomulyo, "Sungsuman": Sukses Melampaui Ekspektasi, Panitia Pengajian Akbar IHM Margomulyo Tutup Tugas dengan Penuh Rasa Syukur, Naharul Ijtima' MWCNU Margomulyo Perkuat Khidmah Warga NU, LTMNU dan ASWAJA NU Center Hadirkan Pembinaan Strategis

PAC Muslimat NU Margomulyo Gelar Kajian Rutin, Perkuat Amaliah Al-Qur’an

pac-muslimat-nu-margomulyo-gelar-kajian-rutin-perkuat-amaliah-al-qur'an

MARGOMULYO – Kamis, 15 Oktober 2026. Pimpinan Anak Cabang (PAC) Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) Margomulyo kembali menggelar kegiatan kajian rutin pada Kamis Kliwon, 15 Oktober 2026. Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 09.30 WIB hingga selesai ini bertempat di Aula MWCNU Margomulyo lantai dua.

Kajian tersebut menjadi momentum penting untuk mempererat silaturahmi, meningkatkan pemahaman keagamaan, serta memperkuat amaliah keislaman di kalangan pengurus dan anggota Muslimat NU.

Kegiatan dihadiri oleh jajaran pengurus PAC Muslimat NU Margomulyo beserta jajaran pengurus Muslimat NU dari enam ranting yang berada di wilayah anak cabang Margomulyo. Kehadiran para pengurus dari berbagai ranting menunjukkan semangat kebersamaan dan komitmen untuk terus menjaga keberlangsungan kegiatan keagamaan di lingkungan Muslimat NU.

Rangkaian acara diawali dengan pembacaan tahlil yang berlangsung khidmat, dilanjutkan dengan pembacaan selawat sebagai ungkapan kecintaan kepada Nabi Muhammad SAW. Suasana religius tersebut menjadi pembuka sebelum acara memasuki sesi sambutan dan kajian inti.

Ketua PAC Muslimat NU Margomulyo, Rukmiati, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pengurus yang telah berupaya menjaga agar kegiatan kajian rutin tetap berjalan secara istiqamah. Menurutnya, keberlangsungan kegiatan semacam ini tidak terlepas dari semangat kebersamaan, kepedulian, dan kesediaan para pengurus untuk meluangkan waktu serta tenaga demi kepentingan organisasi dan umat.

pac-muslimat-nu-margomulyo-gelar-kajian-rutin-perkuat-amaliah-al-qur'an

Ia berharap semangat tersebut terus dipelihara sehingga kegiatan rutin Muslimat NU tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi juga menjadi sarana memperkuat persaudaraan, menambah ilmu agama, serta meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat.

“Keistiqamahan dalam menjalankan kegiatan merupakan bagian penting dari upaya kita menjaga kebersamaan dan menghidupkan syiar Islam. Karena itu, saya mengapresiasi seluruh pengurus yang terus berusaha agar kegiatan ini tetap terlaksana,” demikian pesan yang ditekankan dalam sambutan tersebut.

Memasuki acara inti, kajian disampaikan oleh Kiai Badrun Sulaiman, Ketua MWCNU Margomulyo. Dalam pemaparannya, ia mengulas keutamaan ayat-ayat Al-Qur’an, khususnya Surah Al-Fatihah dan Surah Al-Baqarah, dengan merujuk pada keterangan dalam kitab Al-Mukhtathafat.

Kiai Badrun menjelaskan bahwa Al-Qur’an merupakan pedoman hidup bagi umat Islam yang tidak hanya perlu dibaca, tetapi juga dipahami, direnungkan, dan diamalkan dalam kehidupan sehari-hari. Surah Al-Fatihah, yang menjadi bagian penting dalam setiap rakaat salat, mengandung pujian kepada Allah SWT, pengakuan atas kekuasaan-Nya, serta permohonan petunjuk menuju jalan yang lurus.

Sementara itu, Surah Al-Baqarah memiliki kandungan ajaran yang luas, mulai dari keimanan, ibadah, akhlak, hingga tuntunan dalam menjalani kehidupan bermasyarakat. Pemahaman terhadap keutamaan kedua surah tersebut diharapkan dapat mendorong jamaah semakin mencintai Al-Qur’an dan menjadikannya sebagai sumber tuntunan dalam menjalani kehidupan.

Kajian berlangsung sebagai ruang belajar bersama bagi para peserta untuk memperdalam pengetahuan agama sekaligus memperkuat amaliah sehari-hari.

Melalui kegiatan rutin ini, PAC Muslimat NU Margomulyo berharap semangat menuntut ilmu, mempererat ukhuwah Islamiyah, dan menghidupkan tradisi keagamaan terus tumbuh di seluruh ranting. Dengan demikian, Muslimat NU dapat terus berperan aktif dalam membina kehidupan keagamaan keluarga dan masyarakat serta menjaga tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Kabar Terkait